Advertisement
Klaim Jamkesda Bantul Membengkak Hingga Rp400 Juta
Advertisement
[caption id="attachment_414766" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/11/klaim-jamkesda-bantul-membengkak-hingga-rp400-juta-414763/uang-rupiah-ilustrasi-reuters-10" rel="attachment wp-att-414766">http://images.harianjogja.com/2013/06/uang-rupiah-ilustrasi-reuters1-370x256.jpg" alt="" width="370" height="256" /> Foto Ilustrasi
JIBI/Harian Jogja/Reuters[/caption]
BANTUL-Klaim dana Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) di Bantul membengkak hingga Rp400 juta. Ratusan ribu masyarakat di Bantul telah mengakses layanan ini.
Advertisement
Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Jamkesda Bantul Bambang Agus Subekti kepada wartawan Selasa (11/6) menyatakan, pada 2012 klaim dana Jamkesda dari masyarakat yang memanfaatkan layanan tersebut melebihi perkiraan.
Pada tahun lalu, anggaran untuk Jamkesda hanya dipatok sebesar 10,7 miliar, namun hingga akhir tahun kalim Jamkesda mencapai hingga Rp11,1 miliar lebih. Dengan jumlah peserta mencapai 149.235 jiwa.
Alhasil, untuk menutupi kekurangan tersebut Pemkab Bantul harus menambah anggaran senilai Rp400 juta pada tahun ini untuk menutupi kekurangan pembayaran klaim tahun lalu.
Untungnya kata Bambang, Peraturan Bupati (Perbup) mengenai Jamkesda membolehkan penggunaan anggaran pada 2013 untuk menutupi kekurangan 2012.
Sekda Bantul Riyantono mengatakan, membengkaknya klaim Jamkesda disebabkan sulitnya memprediksi peserta atau warga yang sakit sebagai pengguna layanan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Bangunan Bergeser, SDN Kokap Kulonprogo Belajar di Tenda
- Pencurian Anjing di Sleman, Aksi Pelaku Terekam CCTV
- DPRD DIY Tolak Pilkada Lewat DPRD, Dinilai Hilangkan Hak Rakyat
- 90 Persen Pedagang Pantai Sepanjang Gunungkidul Sudah Direlokasi
- Angkatan 2000 de Britto Luncurkan Buku Karya Alumni Lintas Generasi
Advertisement
Advertisement





