KASUS CEBONGAN : Jibom dan Wanteror Dikerahkan Amankan Sidang Cebongan

20 Juni 2013 10:54 WIB Sunartono Sleman Share :

[caption id="attachment_417720" align="alignleft" width="370"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/06/20/kasus-cebongan-jibom-dan-wanteror-dikerahkan-amankan-sidang-cebongan-417719/lapas-cebongan-gigih-m-hanafi-18" rel="attachment wp-att-417720">http://images.harianjogja.com/2013/06/LAPAS-Cebongan-Gigih-M-Hanafi4-370x246.jpg" alt="" width="370" height="246" /> Foto Lapas Cebongan
JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi[/caption]

SLEMAN-Tim Penjinak Bom (Jibom) dan Lawan Teror (Wanteror) Brimob Polda DIY turut serta dikerahkan untuk mengamankan sidang kasus Cebongan yang akan digelar Kamis (19/6/2013) di Pengadilan Militer 11-II Yogyakarta.

Wanteror sendiri merupakan salah satu tim Brimob yang memiliki kemampuan taktik dan tehnik dalam penindakan terhadap para pelaku teroris yang menggunakan senjata api dan bom.

Sedangkan Jibom adalah tim penjinak bom yang sebelumnya bernama Jihandak atau tim penjinak bahan peledak. Tim ini dikerahkan untuk melakukan sterilisasi lokasi persidangan.

Komandan Satuan Brimob Polda DIY, Kombes Pol, Gatot Sudibyo menjelaskan sebanyak dua tim Wanteror akan dikerahkan untuk pengamanan persidangan di sekitar gedung pengadilan militer.

Tim tersebut akan dilengkapi dengan kendaraan taktis (rantis) barakuda sebanyak dua unit serta peralatannya lainnya. Selain Wanteror, lanjutnya di sekitar Dilmil juga akan ada satu tim dari Jibom yang juga dilengkapi dengan seluruh kebutuhan berkaitan dengan penjinakan bom.

"Satu tim Jibom dan dua tim Wanteror di sekitar lokasi persidangan," terang Gatot melalui sambungan telepon, Rabu (19/6/2013) kemarin.

Selain kedua tim tersebut, lanjutnya, masih ada 100 personel Brimob Polda DIY lagi yang juga dikerahkan untuk melakukan pengamanan di sekitar gedung pengadilan militer dengan persenjataan lengkap.

Sedangkan di Lapas II B Cebongan Sleman sebanyak satu tim Jibom diturunkan untuk mengamankan lokasi serta satu peleton Brimob bersenjata lengkap. Lapas Cebongan termasuk obyek vital yang menjadi perhatian dalam pengamanan sidang kasus ini.