Harga Telur di Sleman Turun, Rp16.500 Per Kilogram

Ilustrasi telur (JIBI/Harian Jogja - Antara)
02 September 2013 12:30 WIB Redaksi Solopos Sleman Share :

[caption id="attachment_443381" align="alignleft" width="448"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/02/harga-telur-di-sleman-turun-rp16-500-per-kilogram-443379/telur-ayam-bisnis-indonesia-nurul-hidayat-9" rel="attachment wp-att-443381">http://images.harianjogja.com/2013/09/telur-ayam-Bisnis-Indonesia-Nurul-Hidayat.jpg" alt="" width="448" height="300" /> ilustrasi telur (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]

Harianjogja.com, SLEMAN - Harga telur ayam ras di pasar tradisional di Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, turun Rp1.000 per kilogram, yaitu dari Rp17.500 menjadi Rp16.500.

Seorang pedagang bahan kebutuhan pokok di pasar setempat, Rini, mengatakan harga komoditas itu terus menurun setelah sepekan lalu juga mengalami penurunan Rp1.000 per kg.

"Harga telur turun karena acara hajatan di masyarakat sudah berkurang, sehingga permintaan turun. Sementara persediaan melimpah," katanya, Senin (2/9/2013).

Namun demikian, kata dia, meskipun harga telur ayam ras turun, tidak diikuti penurunan harga kebutuhan pokok lainnya.

"Selain telur, semua [harga kebutuhan pokok] stabil sejak sejak Lebaran,"katanya.

Ia menyebutkan harga minyak goreng curah barko sama sepekan lalu dijual Rp10.500 per kg, sementara minyak goreng curah sawit dijual Rp10.000 per kg.

Tepung terigu Cakra Kembar dijual dengan harga Rp6.600 per kg, Segitiga biru dijual dengan harga Rp7.000 per kg, sementara mila kemasan Rp6.500 per kg. Gula pasir madukiskmo dijual dengan harga Rp10.800, sementara gula pasir impor dijual dengan harga Rp11.000 per kg.

Sementara itu, seperti kebutuhan pokok lainnya, harga berbagai jenis beras juga masih cenderung stabil. Seperti pekan lalu.

Seorang pedagang beras di Pasar Gamping, Sigit Junaidi mengatakan harga beras kualitas medium dijual dengan harga Rp7.400 per kg hingga Rp7.900 per kg, untuk kualitas super dijual dengan harga Rp8.000 hingga Rp8.300 per kg.

Sedangkan beras mentik wangi masih tetap dijual dengan harga Rp8.300 per kg.