Dinas Kebudayaan Bakal Tingkatkan Kualitas Pengelola Museum

07 September 2013 15:13 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA

[caption id="attachment_445221" align="alignleft" width="450"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/07/dinas-kebudayaan-bakal-tingkatkan-kualitas-pengelola-museum-445220/museum-kereta-desi-suryanto-2" rel="attachment wp-att-445221">http://images.harianjogja.com/2013/09/museum-kereta-DESI-SURYANTO.jpg" alt="" width="450" height="300" /> Museum Kereta. (JIBI/Harian Jogja/Desi Suryanto)[/caption]

-Dinas Kebudayaan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berkomitmen untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia pengelola museum swasta di daerah setempat karena dinilai belum memadai.

"Kami akan membantu meningkatkan meskipun bukan dalam bentuk uang tapi berupa sarana prasarana serta memberikan pelatihan," kata Kepala Seksi Museum Disbud DIY, Wisnu Wardana di Jogja, Sabtu (7/9/2013).

Hingga saat ini, imbuhnya, sumber daya manusia yang dimiliki museum swasta banyak dibidangi oleh orang yang belum memiliki keahlian khusus terkait pengelolaan museum sehingga belum maksimal.

"Memang untuk museum swasta masih ada yang belum bisa merekrut SDM sesuai dengan kompetensinya. Bahkan direkturnya ada yang merangkap sebagai pengelola koleksi," katanya.

Untuk itu, pihaknya akan menggencarkan pelatihan-pelatihan untuk peningkatan kualitas SDM pengelola museum dan mengikutsertakan mereka dalam kunjungan ke museum-museum di daerah lain.

"Pelatihan antara lain dapat berupa metode pengelolaan koleksi kayu, logam, serta kertas kuno, dan yang lainnya yang keseluruhan memerlukan ilmu khusus,"katanya.

Ketua II Badan Musyawarah Museum DIY, Donny S. Megananda, mengemukakan bahwa masih banyak museum swasta yang saat ini mengalami penurunan tingkat kunjungan.

Hal itu, menurut dia, antara lain karena kompetensi SDM pengelola museum yang belum memadai.

Oleh karena itu, ia mengapresisi rencana pemerintah daerah untuk membuka kesempatan pengelola museum swasta untuk mendapatkan pelatihan.

"Sekarang pemerintah membuka kesempatan museum swasta ikut 'workshop' yang dulu hanya dapat diikuti museum negeri saja. Harapannya nanti seluruh museum swasta bisa ikut," katanya.

Baik museum negeri maupun swasta yang telah menjadi anggota Barahmus DIY hingga saat ini, berjumlah 32 museum, sedangkan pada 2014 akan ada penambahan dua museum baru menjadi anggota.