Harga Kebutuhan Pokok di Kulonprogo Stabil Tinggi

Ilustrasi pedagang sembako
09 September 2013 11:29 WIB Redaksi Solopos Kulonprogo Share :

[caption id="attachment_445706" align="alignleft" width="500"]http://www.harianjogja.com/baca/2013/09/09/harga-kebutuhan-pokok-di-kulonprogo-stabil-tinggi-445704/sembako-pedagang-bisnis-indonesia" rel="attachment wp-att-445706">http://images.harianjogja.com/2013/09/sembako-pedagang-bisnis-indonesia.jpg" alt="" width="500" height="333" /> Ilustrasi pedagang sembako (JIBI/Harian Jogja/Bisnis Indonesia)[/caption]

Harianjogja.com, KULONPROGO - Harga sejumlah kebutuhan pokok di Kabupaten Kulonprogo, stabil tinggi.

"Permintaan konsumen juga stabil," kata pedagang bahan kebutuhan pokok di Pasar Sentolo, Surayem di Senin (9/9/2013).

Menurut dia, sudah 10 hari terakhir harga bahan kebutuhan pokok stabil tinggi, bahkan tidak ada tanda-tanda harga akan turun.

Ia menyebutkan harga beras IR 64 lokal antara Rp7.700 hingga Rp7.800 per kilogram (kg). Harga beras premium seperti Raja Lele Super Rp11.500 per kg, serta Mentik Wangi dan Delanggu antara Rp9.000 hingga Rp9.500 per kg.

"Harga beras kemungkinan akan bertahan tinggi hingga Februari 2014. Hal ini disebabkan tidak ada daerah yang sedang panen. Petani lebih memilih menyimpan gabah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari daripada dijual," katanya.

Dia mengatakan harga minyak goreng sawit antara Rp10.000 hingga Rp10.500 per kg, dan minyak goreng curah merek Barco antara Rp11.000 sampai Rp12.000 per kg.

"Harga minyak ini akan terus naik jika rupiah terus melemah terhadap dolar," katanya.

Ia mengatakan harga telur ayam stabil, yakni Rp16.500 per kg. Harga gula pasir juga stabil. Gula pasir merah Rp10.500 per kg, dan gula pasir putih Rp11.000 per kg.