Advertisement
POLEMIK PASAR KRANGGAN : Pedagang Sayangkan Pemkot Tidak Tegas
Advertisement
[caption id="attachment_448439" align="alignleft" width="437"]http://www.harianjogja.com/?attachment_id=448439" rel="attachment wp-att-448439">http://images.harianjogja.com/2013/09/pasar-kranggan-ILUSTRASI-antara.jpg" alt="" width="437" height="336" /> Ilustrasi pedagang Pasar Kranggan Jogja (JIBI/Harian Jogja/Antara)[/caption]
Harianjogja.com, JOGJA- Pedagang Pasar Kranggan menyayangkan sikap Pemerintah Kota Jogja yang tidak tegas menindak pedagang.
Advertisement
Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Kranggan Yuniar mengatakan, belum ada langkah nyata dari pemerintah daerah untuk menertibkan waktu berjualan bagi pedagang di luar pasar.
"Setelah ada pertemuan dengan pemerintah beberapa waktu lalu, sempat ada penertiban pada pukul 07.30 WIB. Namun sesudah itu tidak lagi ada upaya penertiban," katanya, Selasa (17/9/2013).
Selain mengadukan indikasi pembiaran pelanggaran perda yang dilakukan oleh pemerintah, pedagang juga mengeluhkan keberadaa Tugu IT di lantai dua pasar tersebut yang tidak sesuai dengan arti dari pasar tradisional.
Pedagang berharap, lantai dua pasar tersebut tidak dimanfaatkan untuk berjualan telepon selular dan laptop namun bisa dimanfaatkan untuk menempatkan pedagang liar di luar pasar.
"Dengan demikian, akan terjadi persaingan yang sehat antar pedagang, dan Jalan Poncowinatan pun tidak lagi macet," katanya.
Pedagang juga mengadukan proses revitalisasi Pasar Kranggan yang tidak sesuai harapan pedagang karena tidak melibatkan pedagang dalam perencanaannya.
"Pedagang yang mengalami kerugian karena barang dagangannya rusak terkena hujan saat menempati los sementara di depan pasar juga belum memperoleh ganti rugi. Padahal sebelumnya ada jaminan ganti rugi dari pemerintah," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
MKD DPR Pastikan Proses Adies Kadir Jadi Hakim MK Sesuai Aturan
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Puasa, Begini Skema Penyaluran MBG di Gunungkidul
- Dampak Hujan, BPBD Catat 32 Titik Longsor, Warga Terpaksa Mengungsi
- Reaktivasi PBI JK Capai 2.000 Orang, Sleman Tanggung Pakai APBD
- Musprov SMSI DIY Angkat Ketua Baru, Dorong Ekosistem Media Siber Sehat
- Kemenag DIY Gelar Pengamatan Hilal di Bantul, Ini Hasilnya
Advertisement
Advertisement



