Asyik, 148 Murid TK di Gunungkidul Diajak Bikin Bakpia

HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFIPRODUKSI BERTAMBAH: Puluhan pekerja menyelesaikan proses pembuatan bakpia di sentra pembuatan Bakpia Pathuk 25, Yogyakarta, Minggu (27 - 12). Musim liburan kali ini, penjualan bakpia yang merupakan makanan khas kota Yogyakarta meningkat hingga 30 % karena diserbu oleh para wisatawan yang berlibur ke Yogyakarta untuk dijadikan oleh / oleh, dan peningkatan jumlah produksi karena penjualan tersebut diprediksi akan terus meningkat hingga liburan Tahun Baru pekan depan.
29 September 2013 12:09 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-148 murid Taman Kanak-Kanak (TK) ABA Al Mujahidin Wonosari diajak membuat bakpia untuk mengenalkan makanan khas yang ada di Gunungkidul.

Koordinator Kegiatan Widyastuti Nuharni menuturkan kegiatan cooking class tersebut merupakan bagian dari kegiatan luar ruang yang digelar rutin setiap tahun. Cooking class tersebut dilakukan dalam dua hari yakni Jumat (27/9) dan Sabtu (28/9/2013) di Pabrik Bakpia 101.

"Tujuannya untuk mengenalkan kepada anak proses membuat bakpia. Mulai dari bahan sampai membuat bakpianya," kata Widyastuti, di sela kegiatan.

Dalam mengikuti kegiatan tersebut, anak-anak tampak antusias. Mereka dibagi dalam tiga kelompok yang duduk mengitari meja. Masing-masing anak diberkan dua adonan sebagai kulit bakpia dan dua butir isian dari kacang kedelai.

Para pegawai pabrik serta guru-guru menunjukkan cara meratakan adonan kulit bakpia kemudian diisi dengan isian kacang kedelai. Saking antusiasnya beberapa anak-anak justru merusak adonan kulit karena dipukul terlalu keras.

Usai membungkus isian dengan kulit bakpia, bakpia-bakpia tersebut dipanggang.