Intensitas Hujan Berkurang, Pantai Selatan Tetap Waspada

WASPADA GELOMBANG TINGGI YOGYAKARTASebuah perahu nelayan mencoba berlabuh usai mencari ikan di Pantai Glagah, Kulon Progo, Yogyakarta, Selasa (24/12). Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menghimbau wisatawan yang berniat mengunjungi pantai di DIY khususnya pada libur Natal dan Tahun Baru untuk mewaspadai gelombang tinggi laut selatan yang diperkirakan mencapai lebih dari 3 meter. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/Koz/nz - 13.
03 Februari 2014 17:30 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA- Meskipun curah hujan di DIY mulai berkurang pada pekan ini, namun Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika meminta masyarakat khususnya yang tinggal dan beraktivitas di pantai selatan meningkatkan kewaspadaan.

Kepala Seksi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jogja, Tony Agus Wijaya, Minggu (2/2/2014) mengatakan pada pekan ini, gelombang laut selatan tergolong tinggi mencapai dua hingga tiga meter karena ada peningkatan kecepatan angin di laut.

Hal itu dikarenakan munculnya tekanan udara rendah di Samudera Hindia. "Dampak tekanan udara rendah hanya akan terjadi di laut karena cuaca di darat relatif seragam," katanya.

Adapun intensitas curah hujan di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai berkurang karena puncaknya sudah terjadi pada akhir Januari.

"Puncak musim hujan sudah terjadi pada akhir Januari sehingga mulai pekan ini intensitas curah hujan akan berkurang secara bertahap," tambahnya.