Dinas Kimpraswil Jogja Usulkan Rp17,6 Miliar untuk Perbaikan Jalan

Sejumlah petugas Bina Marga Provinsi Jawa Tengah menambal jalan berlobang di Jalan Pandanaran, Boyolali, Jumat (3/8/2012). H-10 perbaikan jalan tersebut diperkirakan selesai. (JIBI/SOLOPOS - Farida Trisnaningtyas)
03 Februari 2014 20:30 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah (Kimpraswil) Jogja telah mengusulkan anggaran untuk peningkatan dan pemeliharaan jalan dengan total mencapai Rp17,6 miliar.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Permukiman dan Prasarana Wilayah Kota Jogja, Wijayanto merinci anggaran tersebut terdiri dari Rp12 miliar untuk peningkatan jalan dan Rp5,6 miliar untuk pemeliharaan jalan.

Ruas jalan yang mendesak untuk diperbaiki dengan pengaspalan ulang di antaranya adalah Jalan Brigjen Katamso karena tepi jalan sudah mulai retak, selain itu pengaspalan akan dilakukan di Jalan Taman Siswa dan Jalan Gajah Mada.

"Pekerjaan pengaspalan ulang di Jalan Brigjen Katamso sebenarnya sudah masuk lelang tahun lalu. Namun, karena dimasukkan menjelang akhir tahun, tidak ada pihak yang tertarik untuk melakukan pekerjaan," kata WIjayanto, Senin (3/2/2014).

Biaya yang dianggarkan untuk pengaspalan ulang Jalan Brigjen Katamso adalah sekitar Rp3 miliar dan diharapkan setelah Peraturan Daerah APBD 2014 ditetapkan, lelang bisa segera dilakukan.

"Untuk Jalan Taman Siswa dan Jalan Gajah Mada, kami hanya meneruskan pekerjaan pengaspalan yang sudah dilakukan tahun lalu," katanya.

Sementara itu, untuk kerusakan jalan yang disebabkan akar pohon sehingga jalan bergelombang, Wijayanto mengatakan sudah berkoordinasi dengan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Jogja.

"BLH yang akan melakukan pemotongan akar pohon. Mereka yang mengerti bagaimana memotong akar tanpa membuat pohon mati. Setelah akar pohon dipotong, baru jalan diaspal ulang," katanya.

Ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat akar pohon di antaranya di Jalan Gejayan, Jalan Timoho, dan di Jalan Suroto serta di simpang empat Jalan C. Simanjuntak.