Advertisement

Hujan Lebat Picu Banjir di Panggungharjo dan Pohon Tumbang di Pandak

Kiki Luqman
Minggu, 18 Januari 2026 - 18:17 WIB
Jumali
Hujan Lebat Picu Banjir di Panggungharjo dan Pohon Tumbang di Pandak Kantor BPBD Bantul. - Harian Jogja

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Bantul pada Sabtu (17/1/2026) sore memicu dua kejadian bencana, yakni banjir di Padukuhan Jaranan, Kalurahan Panggungharjo, Kapanewon Sewon, serta pohon tumbang di kawasan Gunung Tambalan, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak.

Kepala Bidang Kedaruratan, Logistik, dan Peralatan BPBD Bantul, Antoni Hutagaol, mengatakan banjir di Panggungharjo terjadi sekitar pukul 17.40 WIB akibat meningkatnya debit Sungai Winongo yang meluap hingga masuk ke permukiman warga di RT 1 dan RT 2 Padukuhan Jaranan.

Advertisement

“Air sempat masuk ke permukiman warga, namun tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut,” kata Antoni, Ahad (18/1/2026).

Ia menjelaskan, dampak banjir di RT 1 menyebabkan dua kepala keluarga dengan total lima jiwa terpaksa mengungsi sementara ke rumah saudara mereka. Sementara itu, di RT 2 banjir merendam sejumlah rumah warga.

Rumah yang terdampak di RT 2 tersebut masing-masing milik Suryanto, Slamet Pitoyo, Bowo, Simbah Suro, Sutarno, Suroto, dan Sugiyo.

BPBD Bantul menerima laporan kejadian banjir sekitar satu jam setelah peristiwa berlangsung. Tim kemudian langsung menuju lokasi dan melakukan asesmen pada pukul 18.40 WIB.

Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD Bantul berkoordinasi dan melibatkan Tagana Bantul serta Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Panggungharjo.

“Untuk saat ini kondisi genangan sudah mulai surut dan aktivitas warga berangsur kembali normal,” ujarnya.

Selain banjir, hujan lebat yang disertai angin kencang juga menyebabkan sebuah pohon tumbang di kawasan Gunung Tambalan, Kalurahan Gilangharjo, Kapanewon Pandak. Pohon tersebut sempat menutup akses jalan kampung dan berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Antoni menyebut, pohon tumbang diduga disebabkan oleh kondisi akar yang sudah keropos sehingga tidak mampu menahan terpaan angin kencang dan hujan deras.

Penanganan pohon tumbang dilakukan oleh BPBD Bantul bersama warga setempat hingga akhirnya akses jalan kampung dapat kembali dilalui.

“Hingga laporan dibuat, pohon tumbang sudah berhasil ditangani dan akses jalan kampung kembali bisa dilalui,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

KAI Pastikan Banjir Pekalongan Tak Ganggu Logistik

KAI Pastikan Banjir Pekalongan Tak Ganggu Logistik

News
| Minggu, 18 Januari 2026, 19:47 WIB

Advertisement

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif

Wisata
| Sabtu, 17 Januari 2026, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement