Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kepala Polsek Karangmojo Komisaris Polisi Saman mengatakan, setelah menerima laporan warga disambar petir pihaknya langsung mendatangi lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari hasil olah TKP dan pemeriksaan korban Mutatik meninggal dunia karena tersambar petir. “Meninggalnya murni karena tersambar petir,” kata dia.
Polisi sudah menyerahkan jenazah Mutatik kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Adapun ketiga korban luka ringan Selasa sore sudah pulang ke rumahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, Empat orang warga Dusun Duwetrejo, Desa Karangtengah, Kecamatan Wonosari, Gunungkidul tersambar petir, Selasa (4/2/2014) siang. Peristiwa terjadi saat mereka memanen kacang di ladang Hutan Baon, Dusun Grogol II, Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo. Satu di antaranya meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit.
Korban tewas adalah Mutatik, 40. Ia menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke RSUD Wonosari. Tiga orang lainnya yang masih satu keluarga mengalami luka dan dirawat di rumah sakit yang sama. Ketiganya adalah Tukinah, 60; Suwito Supan, 63; dan Karjono, 60.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
DPRD Jogja mendorong tiang PJU dimanfaatkan untuk fiber optik dan smart pole guna menata kabel serta meningkatkan PAD.
Menkeu Purbaya menegaskan tak ada pajak baru khusus rumah kontrakan. Penghasilan sewa properti tetap menjadi objek PPh sesuai aturan.
Daftar harga HP ZTE terbaru 2026 mulai Rp999.000, dari Blade A35, Blade A72 hingga Nubia V60 lengkap dengan spesifikasinya
KMP Putri Yasmin terbakar di Selat Lombok. Sebanyak 106 penumpang berhasil dievakuasi menggunakan sejumlah armada SAR.
Minat kuliah lulusan SMA dan SMK di DIY naik menjadi 46%, tetapi 30% calon mahasiswa berasal dari keluarga rentan secara ekonomi.