GUNUNG KELUD MELETUS : Hujan Abu, Ada Siswa Kecele, Tidak Tahu Sekolah Diliburkan

JIBI/Solopos/Agoes RudiantoPelajar menggunakan masker dan payung saat berangkat sekolah di Jl. Adisucipto, Solo, Jumat (14 - 2). Mereka terpaksa pulang lagi ke rumah karena sekolah diliburkan pasca hujan abu yang mengguyur Kota Solo sebagai dampak erupsi Gunung Kelud di Kediri.
14 Februari 2014 12:58 WIB Ujang Hasanudin Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Meski Pemkab Gunungkidul sudah menginstruksikan semua sekolah libur karena ada hujan abu vulkanik yang memenuhi wilayah Gunungkidul, namun tidak semua siswa tahu.

Ayu, warga Kecamatan Tepus dan Dedi, warga Kecamatan Tanjungsari, kedua siswa kelas II Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Wonosari, tetap berangkat ke sekolah. keduanya sampai ke sekolah sekitar pukul 07.00 WIB.

“Saya sudah was-was karena bisa terlambat,” kata Ayu, Jumat (14/2/2014) di depan sekolahnya.

Namun setelah sampai gedung sekolah di Jalan KH Agus Salim, Desa Ledoksari Kecamatan Wonosari, keduanya baru diberitahu pihak sekolah untuk pulang lagi. “Saya tidak tahu kalau sekolah libur,” tambah Dedi.

Seperti diketahui Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Gunungkidul mengintruksikan semua kepala sekolah agar meliburkan sementara siswanya berkaitan dengan adanya hujan abu. Upaya tersebut dilakukan untuk menghindari penyakit terutama pernapasan akibat menghirub abu yang memenuhi jalanan.