HARIAN JOGJA HARI INI : Jawa Kelabu

15 Februari 2014 11:48 WIB Nina Atmasari Jogja Share :

Harian Jogja edisi Sabtu (15/2/2014):

Jawa Kelabu
KEDIRI—Pulau Jawa kelabu lahir batin. Tidak hanya suasana hati yang kalut karena letusan Gunung Kelud, tetapi juga warnanya yang buram karena hampir 3/4 wilayahnya tertutup abu vulkanik gunung yang meletus Kamis (13/2/2014) malam hingga Jumat dini hari.
Gunung di Jawa Timur tersebut memuntahkan tidak kurang dari 200 juta meter kubik selama letusan yang terjadi beberapa jam. Jauh di atas kekuatan Merapi yang meletus hebat pada 2010.

Sutan Pasrah Dicekal KPK
JAKARTA—Ketua Komisi VII DPR Sutan Bhatoegana dicegah KPK untuk tidak bepergian ke luar negeri. Hal ini terkait dugaan korupsi yang menjerat Sutan dalam kasus SKK Migas.
Mendengar kabar itu, Sutan mengaku pasrah. Politikus Partai Demokrat ini memilih untuk mengikuti aturan main lembaga pimpinan Abraham Samad itu saja.

Pengembalian Pintu Cacat Prosedur
JOGJA—Revitalisasi kompleks Perkantoran Pemda DIY Kepatihan sebagai langkah untuk mempertahankan cagar budaya dinilai cacat prosedur karena belum ada Surat Keputusan Gubernur yang diterbitkan untuk menyatakan kawasan itu sebagai kawasan cagar budaya.
“Mana bangunan inti dan mana daerah yang akan dikembangkan, Gubernur DIY belum pernah mengeluarkan surat keputusan,” ujar Koordinator Masyarakat Advokasi Peduli Budaya (Madya) Jhonanes Marbun saat dihubungi Harian Jogja, Jumat(4/1/2014).

Hujan Abu, Pemilihan Kepala Desa Jalan Terus
SLEMAN—Hujan abu vulkanik sebagai dampak letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, Kamis (13/2), dipastikan tidak membatalkan pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) Sleman 2014 yang bakal digelar Minggu (16/2). Hal tersebut diungkapkan oleh sejumlah panitia pilkades, seperti di Desa Umbulmartani, Kecamatan Ngemplak dan Desa Wukirsari, Kecamatan Cangkringan.

Pabrik Bijih Besi Tak Ganggu Pelabuhan
KULONPROGO—Pemkab Kulonprogo optimistis keberadaan pelabuhan Tanjung Adikarta tidak terganggu dengan pabrik bijih besi dan pembangunan bandara di Kulonprogo. Bahkan, pemkab yakin pelabuhan dapat beroperasi akhir 2014.

Seperti Kota Mati
WONOSARI—Hujan abu vulkanik letusan Gunung Kelud Jawa Timur terasa hingga kabupaten Gunungkidul, Jumat (14/2). Sejumlah wilayah disebut warga seperti kota mati.
“Seperti tidak ada kehidupan,” ujar warga Desa Wonosari, Yanuar Widi Atmoyo, kemarin. Banyaknya abu yang menyelimuti Gunungkidul memang membatasi aktivitas warga.

Ekonomi di Bantul Lumpuh
BANTUL-Kendati berjarak lebih dari 200 km dari DIY, letusan Gunung Kelud di Jawa Timur pada Kamis (13/2) malam menyebabkan aktivitas perekonomian di Kabupaten Bantul lumpuh.
Pantauan media ini di pusat perbelanjaan di Bantul, aktivitas jual beli masyarakat nyaris terhenti. Di Pasar Tradisional Bantul hanya tiga-empat lapak sayuran yang buka. Sementara kios-kios pedagang tutup. Sementara toko-toko di pinggir jalan maupun warung makan juga tutup. Warga yang hendak makan siang kesulitan mencari warung yang buka.

Mind Games
MANCHESTER-Sekitar sepekan terakhir, media-media di Inggris dihebohkan dengan perang urat syaraf pelatih Chelsea, Jose Mourinho dengan lawan-lawannya.

Senin, Kontrak Pemain Beres
SLEMAN—Setelah melalui proses yang cukup panjang, kontrak pemain PSS Sleman akhirnya menemui titik terang.
Manajemen baru PSS berencana memberikan kontrak kepada para pemain pada Senin (17/2).
Direktur Utama sementara PSS Sleman Soekeno mengatakan persolalan pembayaran sudah diselesaikan setelah adanya komunikasi dengan pemain PSS dan suporter.

Lebih lengkap Anda bisa membaca Harian Jogja versi cetak, yang bisa didapatkan di agen terdekat dengan harga Rp2.000.
Selamat membaca. Harian Jogja, Berbudaya, Membangun Kemandirian.