Jadwal KRL Jogja-Solo Hari ini 5 Juli 2026, Lengkap Semua Stasiun
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
JIBI/Solopos/Ardiansyah Indra Kumala Siswi SMP Kristen 3 kembali pulang karena tidak ada kegiatan belajar mengajar di sekolah, Margoyudan, Banjarsari, Solo, Jumat (14/12). Aktivitas pendidikan seluruh sekolah di Kota Solo mulai dari TK, SD, SMP, SMA diliburkan akibat hujan abu vulkanik Gunung Kelud.
Siswa TK dan SD di DIY sudah aktif mengikuti proses belajar mengajar lagi, Rabu (19/2). Berikut laporan wartawan Harian Jogja, Rima Sekarani, Uli Febriarni, Arief Wahyudi & Abdul Hamied Razak.
Lintang Yoga Nara Putri, 10, siswi kelas IV SDN Demangan Jogja tampak semangat membersihkan debu di ruang kelas mereka. Sesekali Lintang membetulkan masker yang dikenakannya agar tidak terlepas. Sambil memegang kemoceng dengan tangan kanannya, Lintang perlahan-lahan membersihkan sisa-sisa debu abu vulkanik yang masih melekat.
Dia tak sendiri. Bersama sejumlah temannya, semangat Lintang membersihkan debu seakan tidak ada habis-habisnya. "Akhirnya sekolah juga," ujar Lintang.
Namun rasa kangen belajar di sekolah hari itu belum bisa sempurna dilaksanakan. Pasalnya, lingkungan sekolah belum bersih sepenuhnya karena debu abu. "Tadi habis belajar, kami bersama-sama membersihkan kelas. Mulai pukul 08.45 WIB. Iya, kangen belajar di kelas," sergah Oki, siswa lainnya.
Sejumlah siswa mengaku sudah rindu untuk kembali ke sekolah setelah empat hari libur karena guyuran abu vulkanik Letusan Gunung Kelud.
Adip Iksan Setyawan, 12, siswa SD Negeri Mendiro, Desa Gulurejo, Kecamatan Lendah, Kulonprogo misalnya. Siswa kelas VI itu mengaku sudah kangen berkumpul dan belajar dengan sesama teman satu sekolahnya.
Kendati sekolah memberikan kegiatan belajar di rumah, tetap saja dia merasa belajar di lingkungan sekolah lebih tenang.
Apalagi dua pekan ke depan, dia dan sejumlah siswa lainnya akan menjalani try out ujian nasional.
"Di rumah juga enggak bisa belajar sendiri. Debunya banyak jadi enggak nyaman belajarnya," ujarnya saat ditemui Harian Jogja, Rabu.
Para siswa di sekolah itu juga tidak mengenakan masker saat kegiatan belajar sudah efektif kembali. Pasalnya, guru dan karyawan sekolah lainnya sudah membersihkan seluruh ruangan kelas sejak Sabtu (16/2) hingga Selasa (18/2) lalu. Para siswa tidak dilibatkan sama sekali dalam kerja bakti.
Di Sleman, TK Budi Mulia II belum sepenuhnya menggelar kegiatan belajar mengajar. Kepala Sekolah TK Budi Mulia II, Nico Dandayesi mengatakan bersih-bersih sekolah masih dilanjurkan hingga kemarin. "Karena masih banyak debunya, tidak aman kan buat anak-anak", ujarnya.
Kondisi yang sama juga terjadi di SD Budi Mulia II
Almas, siswa Kelas III SD Budi Mulia II Seturan, Depok, Sleman mengaku tidak senang libur di rumah. "Kesepian, kan enggak ada temennya," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja–Solo Minggu 5 Juli 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru.
Zulhas menegaskan pasar karbon nasional harus memberi manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan sekaligus menjaga kelestarian hutan Indonesia.
OJK menyebut scam digital mengancam kepercayaan publik. Hingga Juni 2026, IASC menerima lebih dari 608.000 laporan dengan Rp674 miliar berhasil diamankan.
Tim SAR Gabungan menemukan bocah yang terseret ombak di Pantai Gua Cemara dalam kondisi meninggal dunia di Pantai Bugel, sekitar 13 kilometer dari lokasi kejadi
Kemendikdasmen menyampaikan masukan kepada BGN untuk memperbaiki tata kelola Program Makan Bergizi Gratis, termasuk distribusi dan sasaran penerima.
Kemenaker menaikkan Program Magang Nasional Angkatan II menjadi 150.000 peserta pada 2026 dan memperluas akses bagi lulusan profesi dan penyandang disabilitas.