Wonogiri Putar Haluan Ekonomi, Pariwisata dan Ekraf Jadi Andalan Baru
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Harianjogja.com, SENTOLO—PT LIEBE Green Standart, perusahaan asal Korea Selatan yang bergerak dalam bidang pengolahan bahan berbahaya dan beracun (B3) ternyata punya minat berinvestasi di Desa Salamrejo, Kecamatan Sentolo, Kulonprogo.
Kepala Perwakilan PT LIEBE, Lee Su Keun, mengaku tertarik mengembangkan usahanya di Kulonprogo karena melihat potensi bisnis di Kota Binangun.
"Kami sudah survei lokasi dan akan kita bangun di Salamrejo," ujarnya, Kamis (10/4/2014).
Nilai investasi yang akan ditanamkan mencapai angka Rp48 miliar. Adapun penetapan lokasi pabrik akan berada di tanah kas desa seluas satu hektare yang telah disiapkan. Lahan itu sudah terintegrasi dengan kawasan industri di Sentolo.
"Kapasitas pabrik ini nantinya bisa mencapai 15 ton per hari," tandas Konsultan Hukum PT LIEBE, Tabitha Sri Jeany. Adapun presentasi mengenai seluk beluk LIEBE sudah dilakukan di depan Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo.
"Harapan kami investasi ini bisa menyerap tenaga kerja, dan menghasilkan multiplyer effect yang luas," ujar salah satu tokoh masyarakat Kulonprogo, Hamam Mutaqin yang tururt memuluskan hadirnya investasi LIEBE di Kulonprogo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Google I/O 2026 sorot Gemini Spark yang justru didemokan di iPhone 17 Pro, memicu spekulasi strategi dan kerja sama Apple.
Sri Sultan HB X tekankan pentingnya gemi, nastiti, ngati-ati di era digital saat literasi keuangan tertinggal dari inklusi.
Samsung kembangkan ponsel layar gulung dengan kamera bergerak adaptif yang mengikuti perubahan ukuran layar.
Ketua LPS Anggito Abimanyu soroti paradoks literasi keuangan di era digital dalam JFF 2026 Jogja.
Satpol PP Gunungkidul dan Bea Cukai sita 152 ribu batang rokok ilegal dalam razia beruntun di sejumlah kapanewon.