Advertisement
Ikut UAN, Penyandang Disabilitas Berhak Didampingi Guru

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Ujian Akhir Nasional (UAN) untuk siswa penyandang tunawicara, tunanetra maupun tunadaksa setingkat SMA di DIY, ujian juga dilaksanakan 14-16 April 2014.
Siswa difabel ini tersebar di sekolah luar biasa (SLB) dan inklusi. Sama seperti di sekolah umum, soal UAN bagi siswa difabel juga telah siap disebar.
Advertisement
Namun, bagi sekolah luar biasa kategori C (tuna grahita), siswa akan mengikuti Ujian Sekolah (US) di sekolah masing-masing dengan jadwal yang disamakan dengan UAN SD pada 19-22 Mei 2014. Sedangkan ujian praktik digelar 5-8 Mei 2014. Dalam ujian sekolah, hasil tes keterampilan lebih diutamakan ketimbang tes tertulis.
Bagi siswa penyandang difabel yang berada di sekolah inklusi juga akan mendapatkan tambahan waktu pengerjaan soal sebanyak 40 menit. Untuk siswa tunanetra, low vision, dan slow learner, soal yang dicetak telah disesuaikan dengan kebutuhan mereka. Meski begitu, tetap ada kemungkinan siswa masih membutuhkan pendampingan.
“Mereka memiliki hak pendampingan GPK [guru pendamping khusus], jadi nanti dalam satu ruangan, bisa dimungkinkan ada tiga pengawas. Dua pengawas ujian, satu GPK,” tutur Kepala Dinas Pendidikan Kota Jogja, Edi Heri Suasana, kepada wartawan, Jumat (11/4/2014).
Di sisi lain, keterbatasan tingkat intelegensia siswa SLB C menjadi alasan Disdikpora DIY untuk menyerahkan penyusunan soal kepada masing-masing SLB. Seperti di SLB C Dharma Rena Ring Putra 2 (DRRP 2), sekolah menyiapkan soal yang terdiri 35 soal, terbagi pilihan ganda, jawab singkat dan isian.
“Soal yang kami susun sebelumnya telah dikirim ke Disdikpora DIY untuk diperiksa, disesuaikan, lalu dikirim kembali ke sekolah,” ujar Sumarsih, Humas SLB DRRP 2.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Profil Kolonel Antonuis Hermawan Ikut Gugur di Peristiwa Ledakan Amunisi Garut
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Blacklist Kontraktor Proyek Pembangunan Gedung SMPN 2 Mlati
- Ini Ketentuan SPMB DIY 2025 Jalur Domisili Pengganti Zonasi, KK Famili Lain Tak Bisa Daftar Sekolah Terdekat
- Kasus Perusahaan Tahan Ijazah Karyawan Terjadi di Bantul, Dinas Upayakan Mediasi
- 5 Warga Sleman Gagal Berangkat Haji di 2025, Ini Penyebabnya
- Pungutan Liar oleh Petugas Rutan Kelas II A Jogja, Kepala Kanwil Ditjenpas DIY: Pelaku Ditindak Tegas
Advertisement