Gunung Lawu Terbakar, Habitat Macan Tutul hingga Babi Hutan Terancam
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Harianjogja.com, JOGJA-Kasubid Pengendalian Pencemaran Udara Badan Lingkungan Hidup DIY Bledug Bernanti mengaku telah menerima imbauan pemberlakuan uji emisi gas buang untuk perpanjangan surat perpanjangan tanda nomor kendaraan.
“Sudah kami terima suratnya Februari lalu. Jika bisa direalisasikan akan berdampak baik bagi kualitas udara,” uja Bledug di sela-sela uji petik emisi gas buang kendaraan di Kompleks Balaikota Jogja, Rabu (23/4/2014).
Kendati begitu, menurut dia, imbauan itu sulit terealisasi karena pemerintah daerah belum memiliki lembaga khusus untuk melakukan uji emisi, sementara berdasarkan surat keputusan bersama tiga menteri terkait kewenangan pengurusan STNK hanya dikelola oleh tiga lembaga kementerian keuangan, kepolisian, dan pemerintah daerah.
Ia mengungkapkan, uji petik emisi dilakukan tiap tahun, khususnya untuk kendaraan roda dua karena jumlahnya yang terus meningkat lebih banyak ketimbang roda empat. Namun, trennya dari 2012 ke 2013, kendaraan roda dua yang lulus uji emisi roda dua turun.
Sesuai Peraturan Gubernur DIY No39/2010 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor, disebutkan untuk motor roda keluaran 2010 ke atas parameter karbon monoksida (CO) 4,5% dan Hidrokarbon (H) 2000 rpm. Sedangkan mobil dengan bahan bakar bensin 2007 ke atas CO 1.5% dan HC 200ppm.
Salah satu paramater tingginya emisi dapat dilihat dari gas buang kendaraan seperti asap hitam yang mengepul tebal di knalpot. Namun tidak menutup kemungkinan pada mobil baru. Saat uji emisi, petugas tidak meluluskan mobil merek Odyssey keluaran 2005. “Kendaraan baru bukan jaminan, tapi rutin tidaknya perawatan,” katanya.
Ia berharap, masyarakat dapat mendukung baiknya kualitas udara di Jogja dengan merawat secara rutin kendaraan pribadinya. Hal yang berbeda pada uji petik kali ini, ia memisahkan pendataan kendaraan pelat merah dan hitam.
“Ini untuk melihat bagaimana pemerintah memberikan contoh kepada masyarakatnya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kebakaran hutan lindung Gunung Lawu di Ngawi mengancam habitat macan tutul, elang hitam, menjangan hingga babi hutan.
Khayla Labiba Nasjmi mencetak 11 gol di MLSC Yogyakarta 2026. Pemain SDN Baturetno itu bermimpi mengikuti jejak pesepak bola putri ke Timnas.
Pemkot Jogja mengevaluasi penerapan KTR di 115 lokasi. Sejumlah tempat masih ditemukan belum memenuhi indikator Perda No.2/2017.
Meta Deskripsi:Jadwal Asian Games 2026, 16 cabang olahraga Indonesia bertanding di Aichi, Tokyo, dan Gifu, termasuk final teqball tunggal putri.
BMKG memprakirakan Jakarta cerah berawan pada Minggu 20 September 2026. Cuaca DIY cerah dengan suhu mencapai 33°C.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 20 September 2026 tersedia mulai 07.30 WIB dengan tarif perjalanan Rp12.000.