Advertisement
Jumlah Penderita Diare di Kalibawang Meningkat
Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO—Kasus diare yang ditangani Puskesmas Kalibawang di awal tahun ini meningkat dibanding periode yang sama pada 2013.
Data Puskesmas Kalibawang mencatat mulai Januari hingga April 2014 terdapat 132 kasus diare, sementara tahun lalu pada rentang waktu yang sama sebanyak 105 kasus.
Advertisement
Petugas Surveillance Puskesmas Kalibawang, Nurul Jauhari, menuturkan, kasus diare bersifat fluktuatif dan kebanyakan melanda pada musim pancaroba.
Menurutnya, kondisi awal tahun ini lebih baik dibandingkan dengan kejadian luar biasa (KLB) yang menimpa Kalibawang pada pertengahan Juli 2013.
“Ketika itu kami menjaring sekitar 160-an pasien,” sebutnya, Rabu (7/5/2014).
Dijelaskannya, untuk mengantisipasi hal tersebut, Puskesmas Kalibawang melakukan penyuluhan dan kunjungan kepada warga untuk menyosialisasikan pola makan dan hidup sehat. Bagaimana pun, imbuhnya, kebersihan menjadi kunci utama pencegahan diare.
Kepala UPTD Puskesmas Kalibawang, Alexius Mateus Sajarwadi, menyebutkan, rata-rata kunjungan pasien per hari mencapai 100 orang, dengan keluhan yang beragam.
“Sebagian besar kalau di musim pancaroba ISPA dan diare,” katanya.
Menurut dia, sejauh ini puskesmas telah berkomunikasi dengan para kader untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan, seperti rajin cuci tangan, tidak membuang sampah sembarangan, tidak membiarkan air buangan tergengang, dan sebagainya.
Tidak hanya itu, higienitas makanan yang dikonsumsi juga harus selalu terjaga.
Cara menyiapkan, mengolah, menyajikan, dan menyimpan makanan harus steril dan minim kontak dengan bakteri atau kuman. “Fase-fase tersebut rawan terkontaminasi kuman yang menyebabkan penyakit,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Siap-Siap Long Weekend! Libur Awal Ramadan Jatuh pada 18-20 Februari
Advertisement
Berita Populer
- BRIN Kembangkan Nature-based Solutions untuk Lindungi Bandara YIA
- Warga Dusun Semuten Akhirnya Nikmati Air Bersih dari Bantuan Sumur Bor
- Top Ten News Harianjogja.com, Selasa 10 Februari 2026
- ADD Cair Tepat Waktu, Gaji Lurah dan Pamong Gunungkidul Lancar
- BMKG: Hujan di DIY Masih Tinggi hingga April 2026
Advertisement
Advertisement




