Advertisement
77 Desa di Gunungkidul Rawan Kekeringan
Advertisement
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki musim kemarau, Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi Gunungkidul memetakan 77 desa berpotensi mengalami kekeringan.
Anggaran sebesar Rp800 juta pun disiapkan untuk mengatasi krisis tersebut.
Advertisement
Kepala Bidang Sosial Disnakertrans Gunungkidul Suyatmiatun mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk mengatasi kekeringan di delapan kecamatan, terutama di wilayah yang tak memiliki mobil tangki air, yakni Semin, Playen, Nglipar, Ngawen, Girisubo, Rongkop, Tepus dan Panggang.
“Kecuali Karangmojo, hampir seluruh kecamatan di Gunungkidul berpotensi mengalami kekeringan tiap musim kemarau tiba. Kalau ada permintaan resmi, maka kami akan mengusahakan penyaluran air bersih ke daerah bersangkutan,” ujarnya, Senin (12/5/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Garebeg Sawal 2026 Tanpa Gajah, Ini Penjelasan Kraton
- Kraton Keluarkan Lima Gunungan Garebeg Syawal, Ini Maknanya
- Libur Idulfitri, Wisata Kedhaton dan Tamansari Tutup Dua Hari
- Malam Takbir di Plosokuning Dipusatkan di Masjid Pathok Negoro
- Kadin Gunungkidul Turun Tangan Bantu Bocah Rawat Orang Tua Sakit
Advertisement
Advertisement





