Ini Dampak Banyaknya Wisatawan terhadap Kehidupan Burung di Gunung Merapi

Redaksi Solopos
Redaksi Solopos Jum'at, 13 Juni 2014 13:40 WIB
Ini Dampak Banyaknya Wisatawan terhadap Kehidupan Burung di Gunung Merapi

Harianjogja.com, JOGJA- Banyaknya wisatawan yang datang ke Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) dapat berdampak positif dan negatif terhadap kehidupan burung di wilayah tersebut.

Koordinator Pengendali Ekosistem Hutan, Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) Asep Nia Kurnia, menyebutkan dampak positifnya dalam hal pendataan, khususnya pengamat burung bisa membantu dalam perkembangan kehidupan burung.

"Namun, juga ada kekhawatiran mereka semakin banyak datang, dan mereka ingin sekali mengamati burung ketika sedang berkembang biak. Seperti, sedang bertelur, atau mengeram," katanya, Kamis (12/6/2014).

Asep mengatakan, jika burung tersebut merasa terganggu, maka proses berkembang biak besar kemungkinan gagal.

"Ini dapat terjadi pada jenis elang, yang memiliki karakter tidak suka diganggu," katanya.

Ia mengatakan, di hutan Merapi terdapat beberapa jenis elang yakni, elang bido, elang Jawa, hitam, brontok dan alap-alap.

"Jika diganggu, mereka tidak jadi bertelur, mengeram dan sebagainya," katanya.

Meski demikian, kata dia, TNGM juga tidak akan memberi aturan yang ketat terhadap wisatawan yang berkunjung. Mereka tetap dipersilahkan untuk menikmatinya di tempat-tempat yang strategis, seperti di Bukit Plawangan atau Turgo.

"Hanya, kalau ingin mengamati atau foto harus izin terlebih dahulu biar kami bisa memantau," katanya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Artikel Penulis