Tawon Jadi Fauna Khas Gunungkidul, Bukan Belalang Goreng
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Ilustrasi kecelakaan truk (JIBI/Harian Jogja/Gigih M Hanafi)
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Kecelakaan tunggal terjadi di Desa Balong, Kecamatan Girisubo, Selasa (29/7/2014) sekitar pukul 08.00 WIB. Peristiwa ini mengakibatkan Ngatimin, 42, meninggal dunia di tempat gara-gara terlindas truk bernompol AB 9231 DD.
Kepala Polsek Girisubo, AKP Yulianto mengatakan kecelakaan yang terjadi merupakan kecelakaan tunggal. Awalnya, truk bermuatan sound sistem tersebut mendapatkan order di daerah Rongkop. Sesampainya, di depan Balai Desa Balong, kendaraan itu tak kuat menanjak. Akibatnya, Ngatimin yang merupakan salah seorang anggota dari truk tersebut melompat.
“Naasnya, Ngatimin malah jatuh dan terlindas. Kita belum tahu, apa yang bersangkutan akan mengganjal truk agar tidak turun atau mau melarikan diri,” katanya kepada Harianjogja.com, Selasa (29/7/2014).
Yulianto menambahkan, warga Nglanggeran Kulon, Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk itu meninggal di tempat. Adapun jasadnya telah dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari.
“Untuk proses evakuasi sendiri kami meminta bantuan dari SAR Sadeng, dan membawa korban ke rumah sakit,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tawon resmi menjadi fauna khas Gunungkidul menggantikan anggapan belalang sebagai ikon daerah, sesuai Perda Nomor 3 Tahun 1999.
Wapres Gibran dorong digitalisasi sekolah di Papua dan NTT. Fokus pada teknologi pendidikan dan peningkatan skill generasi muda.
SPMB Bantul 2026 resmi ditetapkan. Pendaftaran SMP full online dengan sistem RTO, ini syarat, jalur, dan kuotanya.
Hari Jadi Sleman ke-110 berlangsung meriah. Sri Sultan HB X tekankan refleksi dan pelestarian budaya di tengah modernisasi.
Persija menang 3-0 atas Semen Padang di laga terakhir Super League 2026. Gustavo Almeida cetak dua gol, Macan Kemayoran finis ketiga.
Empat mahasiswa Indonesia raih penghargaan di EuroMUN 2026 di Belanda, bukti kualitas generasi muda di level global.