Bahlil Siapkan Skema Dana Bioetanol, E10 Dimulai pada 2027
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
Graffiti bertuliskan dukungan untuk kelompok ekstremis Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) terpampang di tembok toko sebelum Pasar Karangpandan, Karanganyar, jawa Tengah, Minggu (3/8/2014). Graffiti serupa juga tampak di sepanjang jalur jalan Solo-Tawangmangu hingga jalan tembus Cemoro Sewu-Sarangan, Jawa Timur.
Harianjogja.com, BANTUL - Gerakan ekstrim kanan seperti ISIS mulai terendus muncul di Bantul. Setiap pihak diimbau lebih waspada.
Adapun daerah yang diketahui disusupi organisasi massa (ormas) ekstrim ini berada di wilayah Pandak, Sedayu, dan Kasihan. Fakta itu terungkap dengan adanya bendera berwarna hitam yang terpasang di sejumlah titik di wilayah Kecamatan Pandak dalam beberapa hari ini.
"Memang lambangnya beda dengan ISIS. Tapi warnanya sama dan bendera itu asing belum kami pahami maksud panji dalam bendera itu," ujar seorang tokoh muda Nahdlatul Ulama kepada Harianjogja.com, Selasa (5/8/2014).
Pria yang tidak mau disebutkan namanya itu langsung memberikan informasi ke jaringan pemuda melalui media sosial serta seruan pribadi agar semua masyarakat tidak terpancing mengikuti kelompok yang tidak senafas dengan keberagaman dan pluralisme. Di dunia maya, upload gambar bendera yang diambil di salah satu lokasi di Pandak juga langsung mendapat respon beragam dukungan rekan sejawat yang mengaku resah munculnya kabar pergerakan aliran ektrim kanan tersebut.
Kapolres Bantul AKBP Surawan mengatakan belum bisa memastikan pergerakan kekuatan baru berkedok gerakan islam dan aliran garis keras tersebut.
"Kami belum menyimpulkan tapi baru kami dalami untuk gejala-gejala awal terus kita amati," ujarnya ditempat terpisah.
Meski belum menunjukkan wilayah mana saja di Bantul yang rawan, pihaknya tetap memantau pergerakan di seluruh wilayah hukum di Bantul. Ia juga berpesan kalangan jurnalis untuk selektif memberitakan pergerakan aliran ektrim kelompok garis keras ini agar tidak justru membangun kekuatan kelompok masa serupa.
Senada juga diungkapkan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bantul Yasmuri. Ia mengajak seluruh ormas islam di Bantul, baik Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhamadiyah aktif membentengi umat dari pengaruh gerakan radikal yang mengatasnamakan islam tersebut.
"Dalam waktu dekat kami akan melakukan koordinasi baik dengan forpimda, kepolisian dan TNI, juga tokoh masyarakat di Bantul membentengi gerakan yang memang tidak layak muncul di Bantul," ujarnya dihubungi melalui sambungan telepon.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah menyiapkan skema pendanaan bioetanol untuk mendukung penerapan E10 pada 2027 tanpa membebani konsumen dan tetap menguntungkan petani.
SIM Keliling Bantul hadir di MPP, Gilangharjo, Wukirsari hingga Parasamya. Cek jadwal, syarat, lokasi, jam layanan, dan biayanya.
Jadwal perpanjang SIM Sleman Agustus 2026 tersedia di MPP, SCH, dan SIMMADE. Cek jadwal, lokasi, jam layanan, dan syaratnya.
Perpanjang SIM di Jogja Agustus 2026 bisa lewat SIM Keliling dan Drive Thru. Cek jadwal, lokasi, syarat, serta biaya perpanjangannya.
Jadwal perpanjang SIM Kulonprogo Agustus 2026 tersedia di SIMMADE, MPP, Satpas hingga Simenor Ngabuburit. Cek lokasi dan jam layanan.
BGN menutup permanen 504 dapur MBG karena tak layak sanitasi. Sebanyak 3.000 dapur lainnya masih menjalani pemeriksaan.