Advertisement
Dapat Remisi Bebas di Lapas Magelang, Pria Ini Dijemput Polres Kulonprogo karena Pencurian

Advertisement
Harianjogja.com, KULONPROGO-Setelah menjalani masa hukuman tiga tahun di lembaga pemasyarakatan (lapas) II A Magelang, narapidana (napi) pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Alip Priyanto, 40, kembali diancam hukuman tujuh tahun penjara karena dugaan kasus yang sama.
Laki-laki yang belum sempat menghirup udara bebas ini dijemput paksa anggota Satreskrim Polres Kulonprogo di depan gerbang lapas, seusai menerima remisi HUT ke-69 RI dan kembali mendekam dalam sel.
Advertisement
Alip mengatakan anggota Polres Kulonprogo sudah menunggunya di depan gerbang, setelah ia memperoleh remisi. “Saya mendapat remisi dan bebas hari itu juga [Minggu (17/8)], tetapi anggota Polres Kulonprogo sudah menunggu di depan gerbang dan membawa saya ke sini [Mapolres Kulonprogo],” terangnya kepada wartawan, Senin (18/8/2014).
Menurutnya, kabar penjemputan itu sudah didengarnya sejak masih berada di dalam lapas dan ia tidak berniat melawan atau melarikan diri.
Duda satu anak ini tidak menampik jika ia pernah melakukan pencurian sepeda motor jenis matic di Kecamatan Galur empat tahun silam. Kejahatan tersebut dilakukan bersama dengan seorang teman bernama Didit. Namun, teman yang dikenalnya dari pergaulan tersebut tidak tertangkap.
Diakuinya, setidaknya sudah sembilan kali ia melakukan pencurian sepeda motor dengan menggunakan kunci T, yakni delapan kali di Purworejo dan satu kali di Kulonprogo. Kendati demikian, ia tidak ingat secara pasti kapan pertama kali aksi tersebut dilakukannya.
Sepeda motor curian tersebut dijualnya di daerah perbatasan Wonosobo seharga Rp1,5 juta per unit. Uang tersebut digunakan Alip untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk membeli rokok.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement

Amerika Serikat Keluarkan Peringatan Perjalanan untuk Warganya ke Indonesia, Hati-Hati Terorisme dan Bencana Alam
Advertisement
Berita Populer
- Gudang CV Keiros di Bantul Terbakar, Kerugian Capai Rp4,5 Miliar
- Rektor UGM hingga Pembimbing Akademik Digugat ke PN Sleman karena Masalah Ijazah
- Kasus Penipuan Tanah dengan Korban Mbah Tupon, Menteri ATR Sebut Belum Tergolong Mafia Tanah
- Mahasiswi di Bantul Jadi Korban Penipuan Modus ATM, Uang Rp17,5 Juta Raib
- 100 Personel Satpol PP Dikerahkan untuk Membersihkan Sampah Liar di Bantul
Advertisement