Kisah Udi, Petugas yang Berjalan 12 Km Demi Jalur Kereta Aman Dilalui
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Ilustrasi (JIBI/Harian Jogja/Antara)
Harianjogja.com, JOGJA-Kepolisian Resort Kota Jogja menangkap empat tersangka yang diduga melakukan penipuan kepada koperasi simpan pinjam di Jogja.
Modus penipuan tersebut dilakukan tersangka dengan menjaminkan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) palsu sehingga tersangka bisa meminjam uang dalam jumlah banyak.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, empat tersangka yang ditangkap polisi masing masing berinisial Hr, Kw, En dan Tr. Mereka ditangkap bermula dari adanya laporan dari salah satu korban yaitu koperasi simpan pinjam Citra Mandiri pada awal Agustus lalu.
Citra Mandiri melaporkan tersangka karena tidak membayar uang pinjaman meski sudah jatuh tempo. Total hutang tersangka ke Citra Mandiri mencapai Rp300 juta.
Sebelum melapor polisi, pihak Citra Mandiri sudah memverifikasi keabsahan BPKP yang dijaminkan tersangka ke Direktorat lalu Lintas (Ditlantas) Polda DIY. Diperoleh informasi dari Ditlantas Polda DIY bahwa BPKP yang diagunkan tersangka ternyata palsu. Sehingga kendaraan bermotor yang menjadi agunan itu bodong.
Dari laporan korban, polisi kemudian menangkap salah satu tersangka berinisial Hr di rumahnya di wilayah Jogja. Dari hasil pemeriksaan Hr diperoleh informasi nama-nama tersangka yang diduga terlibat dalam pemalsuan BPKB. Polisi pun langsung menangkap Kw, En dan Tr di lokasi yang berbeda pada pekan lalu. Dari tangan tersangka polisi juga menyita sejumlah BPKP palsu.
Kasat Reserse Kriminal Polresta Jogja Komisaris Polisi Dodo Hendro Kusuma membenarkan telah menangkap empat tersangka. Namun keempat tersangka itu masih diperiksa secara intensif karena diduga masih ada tersangka lain yang kini masih dalam pengejaran polisi.
“Yang kita amankan baru empat tersangka, diduga masih ada tersangka lainnya” kata Dodo, Minggu (7/9/2014).
Dodo mengatakan, modus yang dilakukan tersangka yaitu memalsukan sejumlah BPKB. Identitas kendaraan yang tertera dalam BPKB dihapus oleh tersangka dan diganti dengan identitas kendaraan yang akan dijaminkan ke koperasi. Masing-masing tersangka kemudian bisa meminjam Rp40-80 juta.
Dodo menambahkan, para tersangka merupakan satu kelompok yang memiliki peran berbeda-beda dalam melakukan aksi penipuan tersebut. Polisi masih mengejar tersangka lainnya yang diduga sebagai otak pemalsuan BPKB tersebut. “Sementara, untuk korban yang lapor baru satu koperasi,” tandas Dodo.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Udi Analisa berjalan sekitar 12 km setiap hari memeriksa rel dari Patukan ke Lempuyangan demi memastikan perjalanan kereta tetap aman.
Jumlah penumpang kereta api Daop 6 Yogyakarta mencapai 1,17 juta pada Oktober 2026, naik 12,9% dibandingkan tahun lalu.
Kenali lima tanda WhatsApp berpotensi diakses orang lain, mulai dari perangkat asing hingga pesan mencurigakan. Simak cara mengecek dan mengamankannya.
DWS meminta Polri mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit.
Calvin Verdonk tampil impresif saat Lille ditahan Bodo/Glimt 0-0. Bek Timnas Indonesia itu meraih Man of the Match dan rating tinggi.
Enam skandal penyadapan ilegal pernah mengguncang dunia, mulai dari Watergate, Angela Merkel, Pegasus, hingga kasus News of the World.