PEMBACOKAN JOGJA : Rayakan Malam Tahun Baru, Pelajar Kena Sabetan

pembacokan, penusukan, pembunuhan
01 Januari 2015 18:20 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Pembacokan Jogja terjadi pada malam pergantian tahun. Seorang pelajar SMA swasta di Jogja disabet pedang oleh seorang remaja.

Harianjogja.com, JOGJA-Perayaan malam pergantian tahun baru di Kota Jogja diwarnai aksi pembacokan. Seorang pelajar salah satu sekolah menengah atas (SMA) swasta di Jogja, Hanif Mahfudz, 15, terkena sabetan pedang, di Jalan Abu Salim, Ngabean, Ngampilan, Jogja, Rabu, tengah malam kemarin

Sementara tersangka pembacokan adalah RR, 16, warga Ngampilan, Jogja. Ia tertangkap warga sesaat setelah melakukan pembacokan, kemudian diserahkan ke polisi.

Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, peristiwa pembacokan itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB, saat korban bersama enam sahabatnya sedang berjalan kaki hendak menuju Alun-alun Utara untuk menyaksikan pesta kembang api. Mereka menyusuri Jalan Abu Salim Ngabean. Sampai depan gedung SD Notoprajan, tiba-tiba datang tersangka dari arah belakang korban, lalu mengayunkan pedang ke arah kepala korban.

Korban pun jatuh tersungkur. Warga Wirobrajan, Jogja itu mengalami luka bacok dibagian kepala bagian kiri. Teman-teman korban langsung menghindar karena takut terkena bacokan juga, kemudian minta pertolongan warga.

Warga sekitar lokasi kejadian pun melakukan pengejaran dan menangkap tersangka. Sebagian warga yang emosi sempat melakukan pemukulan terhadap tersangka. Tak lama berselang, polisi datang ke lokasi dan membawa tersangka ke Markas Polresta Jogja untuk dimintai keterangan.

Sementara, korban yang tergeletak bersimbah darah langsung dibawa warga ke Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Jogja untuk menjalani perawatan.