KECELAKAAN LAUT : Keluarga Tak Yakin Jenazah di Pacitan adalah Sumardi

Ilustrasi jenazah korban overdosis obat-obatan (JIBI/Solopos - Dok.)
07 Januari 2015 02:20 WIB Kusnul Isti Qomah Gunungkidul Share :

Kecelakaan laut, anggota SAR, keluarga korban dan tokoh desa mengunjungi RSUD Pacitan, Gunungkidul untuk memastikan apakah jenazah yang ditemukan di sekitar pantai daerah tersebut Sumardi, 45, warga Girisubo, Pucung, Girisubo yang jatuh dari Tebing Nganbusan pada Jumat (2/1/2015).

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Sesampainya di RSUD Pacitan, keluarga korban diminta untuk mengenali mayat tersebut. Namun, keluarga tidak yakin mayat tersebut merupakan Sumardi.

“Katanya, kuku Sumardi rusak atau tidak halus karena sering digunakan untuk kerja kasar. Namun, kuku mayat yang ditemukan halus. Untuk wajah, sudah tidak bisa dikenali lagi,” imbuh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I Gunungkidul Handoko, Senin (5/1/2015).

Handoko mengungkapkan karena keluarga tidak yakin, mereka pun tidak berani mengambil mayat tersebut. Pasalnya, dikhawatirkan setelah diambil dan dikuburkan, ada keluarga lain yang juga kehilangan anggota keluarganya.

“Selain itu, misal mayat tersebut diambil dan dikubur, tiba-tiba di sekitar lokasi kejadian ditemukan mayat Sumardi, nanti malah jadi repot,” imbuh dia.