Kali Oya di Semin Mengering Akibat Kemarau Panjang, Warga Hanya Temukan Hamparan Pasir
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Kapolres Gunungkidul AKBP Faried Zulkarnaen (kanan) berjabat dengan calon penggantinya AKBP Hariyanto (kiri) dalam acara pisah sambut di Bangsal Sewokoprojo, Senin (5/1/2015). (JIBI/Harian Jogja/David Kurniawan)
Konflik Gua Pindul diharapkan dapat segera terselesaikan.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL –Pucuk pimpinan di Polres Gunungkidul akan segera berganti. Rencananya upacara serah terima jabatan akan dilaksanakan hari ini pukul 13.00 WIB di Mapolres.
Namun sebelum pelantikan resmi dilakukan, petugas polres menggelar acara pisah sambut kapolres di Bangsal Sewokoprojo, Senin (5/1/2015). AKBP Faried Zulakrnaen yang telah menjabat sebagai Kapolres Gunungkidul selama 1,5 tahun akan pindah tugas menjadi Kapolres Sleman. Sedang posisi yang ditinggalkan akan diisi AKBP Hariyanto.
Dalam sambutannya, Faried mengatakan banyak kenangan suka maupun duka sebagai pimpinan tertinggi di polres. Tak lupa, dia juga meminta maaf bila ada kesalahan baik perkataan atau perbuatan selama bertugas.
Dia juga meminta kepada kapolres Baru (AKBP Hariyanto) untuk terus menjaga hubungan baik dengan seluruh instasi mulai dari pemerintah kabupaten, Kodim maupun instasi lainnya.
Tak lupa, Faried memberikan gambaran tentang situasi kondisi yang terjadi, sehingga masih banyak pekerjaan yang harus diselesaikan. Dia pun memberikan sorotan khusus tentang konflik di Gua Pindul. Sebab, permasalahan itu belum sepenuhnya selesai, sehingga sewaktu-waktu bisa mencuat lagi.
“Harus terus diwaspadai. Untuk penangannya petugas tidak bisa bekerja sendirian, dan butuh kerja sama dengan pihak lain,” ungkap Faried.
Sementara itu, Bupati Gunungkidul Badingah mengatakan berterimakasih atas kerja sama yang terjalin selama ini. Dia pun berharap, meski puncuk pimpinan berganti, namun jalinan komunikasi harus terus dibina dengan baik.
“Untuk Pak Faried selamat dan terima kasih kerja samanya selama ini. Sedang untuk Pak Hariyanto selamat datang, mudah-mudahan kerja sama yang ada makin kuat lagi,” tutur Badingah.
Di sisi lain, AKBP Hariyanto mengatakan, meski sebagai orang baru, tetapi merasa memiliki kedekatan dengan Gunungkidul. Sebab,dia mengaku lahir dan besar di kota yang bersebelahan, yakni Klaten.
“Saya tidak merasa sebagai orang baru, sebab saya sudah mengenal dan tahu seluk beluk Gunungkidul sejak lama,” ungkapnya.
Hariyanto menambahkan, sebelum diberi mandat sebagai Kapolres Gunungkidul menjabat sebagai Kepala Bidang Register dan Indetifikasi Ditlantas Polda DIY.
“Kami [dengan Faried Zulkarnaen] masuk ke Jogja bersama-sama. hanya yang membedakan, dia terlebih dahulu menjadi kapolres, sedang saya baru saat ini,” kelakar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kemarau panjang membuat sejumlah titik Kali Oya di Semin Gunungkidul mengering. Debit air menyusut drastis hingga hanya menyisakan pasir dan batuan.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 29 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 29 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Tujuh tim dance terbaik siap bertarung di Grand Final Komix Herbal POTEK Dance Fest 2026 di Prambanan, Jogja, 30 Agustus.
Timnas basket Indonesia mengalahkan Singapura 80-54 di Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Indonesia langsung memimpin Grup C.
BPN DIY memantau kasus dugaan mafia tanah yang menimpa keluarga almarhum Komaridin di Sleman dan telah menyerahkan warkah tanah kepada Polda DIY.