Ribuan Warga Padati Magelang Ethno Carnival 2026
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
Peluru veteran berusia tua dan berkarat tetapi masih aktif ditemukan di bagian atas rumah cagar budaya.
Harianjogja.com, SLEMAN - Ngatijo, 50 warga Dusun Sempon, Wukirsari Cangkringan menemukan 12 amunisi aktif di rumah miliknya, Rabu (7/1/2015) sore. Amunisi itu diduga kuat peninggalan orangtuanya dan sengaja disimpan di bagian atas rumah yang termasuk bangunan cagar budaya (BCB) tersebut.
Rumah limasan yang tergolong cagar budaya itu sehari-harinya digunakan sebagai tempat pelatihan internet. Serta berlatih kesenian tradisional Gamelan bagi warga. Rumah tersebut merupakan peninggalan seorang perangkat desa sekaligus veteran yang juga orangtua dari pasangan suami istri Ngatjio dan Ely Nurlaila, 47. Pada Rabu (7/1/2015) sore Ngatijo menemukan peluru itu saat akan membersihkan dan mengecat rumah limasan itu.
Ely Nurlaila menjelaskan peluru itu temukan suaminya sekitar pukul 15.00 WIB ketika sedang mengecat dinding. Temuan itu diketahui saat tangan suaminya secara reflek memegang kayu di atas dinding. Setelah bergerak secara mendadak tangannya menyentuh amunisi dan satu diantaranya jatuh ke lantai rumah tersebut. Melihat bahwa yang jatuh adalah amunisi, lanjutnya, suaminya pun mencoba naik ke atas. Hingga ditemukan 11 amunisi lainnya yang masih tergabung dalam satu rangkaian. Sehingga total ada 12 amunisi.
"Beberapa tahun sebelumnya juga pernah ditemukan peluru dan granat. Saya kok yakin itu dahulu milik almarhum bapak kami. Karena beliau termasuk veteran," ungkapnya saat dimintai konfirmasi melalui sambungan telepon, Kamis (8/1/2015).
Karena itu ia menganggap hal biasa atas temuan tersebut. Hingga Kamis (8/1/2015) peluru tersebut masih berada di rumahnya. Kasus temuan itu kemudian dilaporkan ke Polsek Cangkringan.
Kapolsek Cangkringan AKP Rubianto menjelaskan temuan itu merupakan amunisi aktif. Dugaannya merupakan peninggalan saat zaman penjajahan Belanda.
"Kami sudah mengamankan amunisi tersebut. Ada 12, secara keseluruhan sudah berkarat," ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Magelang Ethno Carnival 2026 diikuti 40 kontingen dan menjadi puncak Magelang Flower Festival dengan transaksi Rp250 juta-Rp300 juta per hari.
DPRD Kota Jogja mengalokasikan Rp1 miliar-Rp1,5 miliar untuk integrated farming di Bener yang terintegrasi dengan pengolahan sampah organik.
El Nino memperpanjang kemarau dan memicu kenaikan harga cabai merah di DIY. Simak harga terbaru dan prediksi panen November 2026.
Sebanyak 33 negara mengimbau warganya menyiapkan stok makanan, air, obat-obatan, dan perlengkapan darurat untuk kebutuhan 72 jam.
Ferrari 550 Maranello 1997 bekas Michael Jordan terjual Rp48,9 miliar. Harga lelangnya jauh melampaui estimasi awal sebelum penjualan.
Polda DIY melarang seluruh personel Polri dan PNPP menggunakan vape sejak 30 Oktober 2026 untuk mencegah potensi penyalahgunaan narkotika.