PEMBANGUNAN RS JOGJA : Blok H Dianggarkan Rp16 Miliar

12 Januari 2015 12:20 WIB Redaksi Solopos Jogja Share :

Pembangunan RS Jogja untuk blok H akan diawali pelimpaham lelang manajemen konsultan. Anggaran yang dipersiapkan mencapai Rp16 miliar.

Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Kota Jogja siap melanjutkan pekerjaan pembangunan Blok H Rumah Sakit (RS) Jogja yang akan diawali dengan pelimpahan lelang manajemen konsultan pada akhir Januari.

"Nilai pekerjaan pembangunan tahap kedua Blok H Rumah Sakit Jogja adalah sekitar Rp16 miliar sehingga harus diawali dengan lelang manajemen konsultan terlebih dulu," kata Kepala Dinas Bangunan Gedung dan Aset Daerah (DBGAD) Kota Jogja, Hari Setya Wacana, Senin (12/1/2015).

Menurut dia, pembangunan Blok H Rumah Sakit Jogja tidak masuk dalam proyek pembangunan multiyears Pemerintah Kota Jogja sehingga harus dilakukan mekanisme lelang sejak dari awal pada tahun anggaran 2015. Setelah lelang manajemen konsultan dilakukan, baru akan dilanjutkan dengan lelang pekerjaan fisiknya.

Pembangunan Blok H Rumah Sakit Jogja diawali pada 2014 dengan anggaran sekitar Rp20,1 miliar. Sementara Pembangunan Blok H Rumah Sakit Jogja dilakukan untuk menambah kapasitas ruang rawat inap, khususnya kelas III guna memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan yang terus meningkat.

Saat ini, kapasitas ruang rawat inap di Rumah Sakit Jogja mencapai sekitar 200 tempat tidur dan jumlah tersebut belum mampu memenuhi permintaan masyarakat. Pasien di Rumah Sakit Jogja mengalami peningkatan sekitar enam persen per tahun.

Selain untuk menambah kapasitas ruangan rawat inap, pembangunan Gedung Blok H tersebut juga ditujukan untuk menambah jenis layanan kesehatan di Rumah Sakit Jogja di antaranya, layanan kesehatan tradisional, klinik kecantikan, klinik rehabilitasi medik, dan klinik tumbuh kembang. Blok H Rumah Sakit Jogja dibangun empat lantai ditambah satu lantai semi bawah tanah dengan luas bangunan sekitar 6.000 meter persegi.

Selain pembangunan tahap II Blok H Rumah Sakit Jogja, Pemerintah Kota Jogja meneruskan proyek pembangunan "multiyears" pada tahun ini, yaitu Rumah Sakit Tipe D Pratama dengan total anggaran selama dua tahun Rp65 miliar dan pembangunan Kantor Dinas Pendidikan dengan anggaran Rp25,5 miliar.

"Kedua proyek pembangunan 'multiyears' tersebut direncanakan selesai pada tahun ini," katanya.