PENATAAN GUNUNGKIDUL : Pokdarwis Minta Akses Jalan ke Pantai Nguyahan Diperlebar

Suasana di Pantai Nguyahan, Jumat (9/1/2015). Dengan menggunakan dana dari program pengentasan kemiskinan, Kecamatan Saptosari bersolek untuk mempercantik kawasan wisata di sana. (JIBI/Harian Jogja - David Kurniawan)
12 Januari 2015 13:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Penataan Gunungkidul terkhusus untuk pelebaran jalan ke Pantai Nguyahan diharapkan dapat segera dilakukan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Kelompok Sadar Wisata Pantai Nguyahan, Desa Kanigoro Kecamatan Saptosari mengeluhkan sempitnya jalur menuju pantai. Akibatnya, pengembangan wisata belum berjalan maksimal, karena sering kali terjadi kemacetan.

Ketua Pokdarwis Pantai Nguyahan Sukiman berharap agar akses menuju kawasan pantai segera diperlebar. Terlebih lagi, saat ini Kecamatan
Saptosari sedang gencar-gencarnya melakukan penataan kawasan pariwisata.

"Misalnya di sini, pemerintah sudah membuat kios-kios untuk ditempati pedagang. Namun, akses jalan yang ada belum memadai," kata Sukiman
kepada Harianjogja.com, akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, selain sempit kondisi jalan yang banyak tikungan menjadi kendala tersendiri. Akibatnya, jalan sangat susah dilewati kendaraan
dengan ukuran besar.

"Kondisi ini mulai dari Pasar Trowono (Karangasem, Paliyan) hingga Pantai Ngobaran. Mudah-mudahan, bisa segera diperlebar sehingga
perkembangan wisata bisa lebih cepat lagi," kata dia.

Sementara itu, Camat Saptosari Jarot Hadiatmojo mengakui bila perkembangan wisata di Saptosari mengalami perkembangan pesat. Meski
demikian, sempitnya akses jalan menjadi kendala tersendiri, akibatnya sering kali terjadi kemacetan saat musim liburan.

"Misalnya saat perayaan tahun baru lalu, kemacetan sampai di dekat kecamatan. Padahal, jarak pantai dengan pantai mencapai belasan
kilometer," kata Jarot.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berencana memperlebar jalan menuju kawasan pantai di Saptosari. Pelebaran dimulai dari
Pasar Trowono hingga Pantai Ngobaran.

"Rencananya sisi kanan diperlebar dua meter dan sisi kiri juga dua meter. Tapi, saat ini masih proses pembebasan tanah. Mudah-mudahan
tahun depan pembangunan fisik sudah bisa dimulai," kata Jarot.