Pemadaman Bergilir Jaga Keseimbangan Pasokan Listrik
Pemadaman listrik bergilir terjadi di Pulau Jawa akibat gangguan teknis pada dua PLTU besar. Simak penjelasan resmi PLN dan upaya percepatan pemulihan pasokan.
Petugas PDSR Diskepenak Kulonprogo dan warga menyemprot disinfektan pada bungkusan bangkai burung puyuh yang akan diujikan ke laboratorium Balai Besar Veteriner (BBVET). (JIBI/Harian Jogja/Holy Kartika N.S.)
Unggas mati mendadak di Lendah diduga disebabkan virus H5N1 jenis baru. Adapun musim hujan menjadi salah satu faktor penyebab unggas rentan terinfeksi bakteri atau virus dan mengakibatkan.
Harianjogja.com, KULONPROGO-Virus H5N1 yang menyerang unggas di Dusun Sedan, Desa Sidorejo, Kecamatan Lendah diduga merupakan jenis virus baru. Balai Besar Veteriner (BBVet) akan lakukan uji lab dengan PCR.
Sebelumnya, uji sample yang dilakukan Participatory Diseases Surveillance Response (PDSR) dari Dinas Kelautan, Perikanan, Peternakan (Diskepenak) Kulonprogo menggunakan rapid test. Namun, tes tersebut menunjukkan hasil negatif.
"Kami pakai metode uji yang sama. Nanti akan kami akan klasifikasi, apakah virusnya melenceng jauh atau tidak. Untuk mengetahui detail jenis virusnya kami akan lakukan uji sample dengan metode PCR [Polymerase Chain Reaction]," papar Patologis Balai Besar Veteriner (BBVet) Wates DIY Waluyo Budi Priyono, Senin (12/1/2015).
Lebih lanjut dia mengungkapkan kasus unggas mati mendadak ini turut disebabkan musim hujan. Pada musim-musim seperti ini, unggas akan sangat rentan terinfeksi bakteri atau virus. Waluyo memprediksi, kondisi tersebut akan berlangsung paling tidak hingga bulan April.
Hal itu juga ditegaskan Kabid Kesehatan Hewan Diskepenak Kulonprogo Drajat Purbadi. Pada musim hujan, kondisi udara cenderung lembab. Kelembaban di sekitar lingkungan kandang pun juga meningkat.
"Kondisi tersebut dapat memicu berkembangnya virus dan penyakit untuk unggas. Apalagi burung puyuh, tingkat kerentanan terhadap penyakit sangat tinggi," jelas Drajat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemadaman listrik bergilir terjadi di Pulau Jawa akibat gangguan teknis pada dua PLTU besar. Simak penjelasan resmi PLN dan upaya percepatan pemulihan pasokan.
Pemkab Gunungkidul tambah Rp270 juta untuk bus sekolah usai kenaikan BBM dexlite yang membuat biaya operasional melonjak.
Aljazair menang 2-1 atas Yordania, Argentina juara Grup J, dan tiket 32 besar ditentukan laga Aljazair vs Austria.
Oracle memangkas 21.000 karyawan di tengah restrukturisasi besar yang dipicu adopsi kecerdasan buatan (AI) di operasional perusahaan.
Lionel Messi masuk tiga besar pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia setelah mencetak dua gol saat Argentina mengalahkan Austria.
Aljazair menang 2-1 atas Yordania di Piala Dunia 2026 dan memastikan lawan tersingkir dari Grup J.