KECELAKAAN LAUT : Atlet Paralayang DIY Nyungsep ke Pantai Parangtritis

19 Januari 2015 11:20 WIB Bantul Share :

Kecelakaan laut, akibat cuaca yang tiba-tiba berubah, atler paralayang asal Sleman, Hasto terjatuh di Pantai Parangtritis.

Harianjogja.com, BANTUL - Atlet paralayang DIY bernama Hasto asal Condongcatur, Sleman terjatuh ke laut Pantai Parangtritis saat menggelar latihan dari bukit Gupita, Kabupaten Gunungkidul, Minggu (18/1/2015) sore.

Tim SAR Parangtritis, Eko mengatakan kecelakaan laut ini bermula saat Hasto berlatih paralayang dari bukit Gupit Gunungkidul dan melintasi Pantai Parangtritis, Minggu (18/1/2015) sekitar pukul 16.00 WIB. Awalnya, aksi Hasto sempat mendapat sambutan meriah wisatawan yang tengah berada di sepanjang pantai tersebut.

Tak berselang lama, situasi berubah menjadi tegang. Sebab parasut yang dikenakan Hasto tiba-tiba tidak berfungsi dengan baik.

Melihat kecelakaan laut ini, tambah Eko, Tim SAR melakukan penyisiran sekitar pukul 16.15 WIB. Pihaknya menerjunkan satu perahu untuk menyelamatkan atlet tersebut. Beruntung, Hasto berhasil ditemukan di sekitar 1 mil dari bibir Pantai Parangtritis.

"Selanjutnya, sekitar pukul 17.00 WIB, korban langsung kami mengguanakan perahu Miyoso Mino dan kami bawa menepi melalui pendaratan di TPI Pelangi Grohol IX, Pantai Pelangi. Hasto dalam keadaan sehat," imbuhnya.

Eko mengatakan dari informasi korban, kecelakaan ini diduga hal ini lantaran perubahan tekanan angin. Akibatnya parasut tidak dapat dipergunakan secara normal.

Hingga kemarin malam, Hasto belum dapat dihubungi awak media. Kendati demikian, Tim SAR Parangtritis memastikan kondisi atlet cukup baik dan tidak mengalami luka.