PENCURIAN SLEMAN : Kelaparan, Gelandangan Curi Kotak Infak

Tersangka Boy berikut barang bukti kotak amal yang dicurinya saat diamankan di Mapolsek Mlati, Senin (19/1/2015). (JIBI/Harian Jogja - Sunartono)
21 Januari 2015 04:20 WIB Sunartono Sleman Share :

Pencurian Sleman, seorang gelandangan mencuri kotak infak karena kelaparan.

Harianjogja.com, SLEMAN - Boy Putra, 31, asal Padang, Sumatera Barat ditangkap warga saat mencuri kotak infak di warung Gudeg milik Ari, 40, di Mulungan Kulon, Sendangadi, Mlati, Sleman, Senin (19/1/2015) pagi. Boy mengaku terpaksa mencuri karena butuh makan saat ia menggelandang di Jogja demi mencari kekasihnya.

"Awalnya saya minta minum di rumah itu [warung milik Ari]. Saat mau balik saya lihat ada kotak infak. Saya ragu sebenarnya untuk mengambil, saya sampai keluar masuk bolak balik dua kali, lalu saya putuskan mengambil. Saya lapar sekali mau beli makan tidak punya uang," ungkapnya di Mapolsek Mlati Senin (19/1/2015).

Boy menambahkan ia tergiur dengan uang Rp50.000 yang terlihat di dalam kotak kaca yang dijadikan kotak infak itu. Hal itu didorong oleh perutnya yang lapar.

Saat membawa kotak infak melalui depan warung kelontong milik warga lainnya, ia diteriaki maling. Boy pun langsung melarikan diri dengan meninggalkan kotak yang sebelumnya sempat dibawa. Puluhan warga pun keluar dari rumah beramai-ramai mengejar Boy. Aksi kejar-kejaran itu berlangsung antara lima hingga sepuluh menit. Apes baginya, ia berusaha melompat melewati saluran air tapi ia terjatuh. Boy pun tertangkap dan sempat dipukuli warga.

"Beruntung tadi ada Pak Polisi yang datang kemudian menyelamatkan saya," ujar dia.

Ia menambahkan sengaja datang ke Jogja untuk mencari kekasihnya bernama Dwi yang sempat ditinggalkannya sekitar dua tahun silam. Karena ingin menjalin hubungan lagi ia pun nekat datang ke Jogja dengan menumpang truk. Sesampai di Jogja kemudian menggelandang dan hidup dari hasil mengamen sejak dua pekan.