BANJIR BANTUL : Alat Berat Dikerahkan, Warga Kerja Bakti

Warga bentaran Sungai Gajah Wong Senin (19/1/2015) melakukan evakuasi barang-barang yang tersisa dan dapat diselamatkan paska-tanggul jebol pada Minggu (18/1/2015) sore. (JIBI/Harian Jogja - Gigih M. Hanafi)
23 Januari 2015 14:20 WIB Bhekti Suryani Bantul Share :

Banjir Bantul, BPBD mengerahkan alat berat untuk memperbaiki tanggul yang jebol.

Harianjogja.com, BANTUL- Alat berat dikerahkan untuk memperbaiki kerusakan tanggul sungai Gadjah Wong yang jebol Minggu (18/1/2015) lalu.

Alat berat jenis exavator itu dijadwalkan tiba di lokasi banjir di Dusun Sorowajan Baru, Desa Banguntapan, Kec. Banguntapan Bantul Kamis (22/1/2015) siang. Kepala Seksi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul Anton Viktori mengatakan alat berat itu didatangkan oleh Balai
Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWS).

"Sementara dikerahkan satu uni alat berat," terang dia Kamis pagi.

Selain alat berat, sebanyak 302 buah bronjong juga didrop ke lokasi untuk pembangunan tanggul. BPBD DIY dan BPBD Bantul pada hari keempat pasca-bencana juga mengirim sebanyak 5.000 karung berisi pasir sebagai penahan sementara aliran sungai Gadjah Wong agar tidak menghantam permukiman penduduk maupun bangunan fasilitas umum.

Pada Kamis pagi warga setempat bekerja bakti memasang karung berisi pasir tersebut.

"Jumlahnya ratusan orang yang bekerja bakti termasuk petugas BPBD Bantul dan DIY," kata dia.