TARIF ANGKUTAN UMUM : Pemda dan Organda Malah Tarik Ulur ...

Sebuah karya instalasi kupu-kupu dipasang pada langit-langit halte Trans Jogja di Jalan Margomulyo, Yogyakarta, seperti terlihat pada Sabtu (14/6 - 2014). Pada 2016 mendatang sedikitnya 100 bus baru akan beroperasi.
24 Januari 2015 04:40 WIB Ujang Hasanudin Jogja Share :

Tarif angkutan umum di DIY belum juga diputuskan. Pemda dan Organda masih dalam saling tarik ulur.

Harianjogja.com, JOGJA-Pemerintah Daerah DIY dan Organisasi Angkutan Darat (Organda) masih tarik ulur soal penentuan tarif angkutan umum di DIY. Rapat yang dilakukan Organda dan Pemda, Kamis (22/1/2015) masih belum ada kesepakatan.

Ketua Organda DIY Agus Adriyanto mengatakan dalam rapat dengan dengan Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo), Organda sudah mau menurunkan tarif. Opsi penurunan tarif yang diajukan Organda pada kisaran 5 %. Namun diakui Agus, Dishubkominfo masih menganggap terlalu kecil.

"Besarannya berapa [penurunan tarif] masih belum bisa diputuskan," kata Agus, saat dihubungi, Kamis (22/1/2015)

Agus mengungkapkan seusai rapat dengan Dishubkominfo DIY, pihaknya langsung menggelar rapat internal dengan semua operator kendaraan angkutan umum dan diperoleh gambaran penurunan tarif antara 5-10 %. Angka itu diakui Agus berdasarkan pertimbangan karena harga onderdil masih fluktuatif.

Kendati demikian Organda akan kembali koordinasi dengan Dishubkominfo.

"Kita targetkan pekan depan ada kesepakatan," tandas Agus.

Sementara itu Kepala Dishubkominfo Budi Antono saat dihubungi wartawan terkait rapat penentuan tarif angkutan menjawab singkat.

"Belum ada kesepakatan," katanya.

Adapun tarif angkutan umum saat ini masih mengacu pada SuratKeputusan (SK) Gubernur bernomor 301/2014 tertanggal 5 Desember 2014