Pilur Gunungkidul Digelar 26 September, Pemkab Minta Logistik Tuntas H-2
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Wisata Gunungkidul minat khusus mulai dikembangkan Pemkab. Misalnya dengan menyasar pantai untuk pendaratan penyu.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul berpotensi mengembangkan wisata minat khusus di sejumlah kawasan pantai. Misalnya dengan fokus menyasar pantai pendaratan penyu di Wohkudu, Kayuarum, Porok, Ngrumput, Seruni dan Ngitun.
“Kami tidak main-main. Saat ini kami juga sudah memberikan laporan ke bupati. Mudah-mudahan kebijakan untuk perlindungan itu segera turun,” kata Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Gunungkidul (DKP) Gunungkidul Agus Priyanto kepada Harianjogja.com, Minggu (8/2/2015).
Berdasarkan pemantauan yang dilakukan, ada sekitar 25 pantai yang berpotensi menjadi wilayah konservasi penyu. Namun, lokasi pendaratan penyu yang paling tinggi terdapat di enam pantai yang disebutkan di atas.
“Harapannya tempat-tempat itu tidak dijadikan tujuan wisata. Kalau pun terpaksa dibuka, lebih ke pariwisata minat khusus tentang konservasi dan penangkaran penyu,” ungkap dia.
Agus pun tidak menampik kedatangan wisatawan mengancam keberadaan penyu. Dia mencontohkan, sebelum dibuka menjadi objek wisata, lokasi pantai seperti di Drini, Watukodok, Jungwok dan Timang banyak ditemukan binatang tersebut. Namun, saat ini sudah tidak ditemukan lagi.
“Penyu yang sering terlihat di Perairan Gunungkidul antara lain Hijau, Sisik, Abu-abu, Tempayan, dan Pipih. Semuanya masuk dalam hewan yang dilindungi, jadi kami benar-benar konsen untuk melakukan konservasi,” ulas dia.
Mantan Kepala Satpol PP itu menambahkan, konservasi penyu dilakukan untuk menjaga ekosistem laut. Sebab, keberadaan penyu menjadi indikator tingginya potensi ikan di wilayah tersebut.
Terpisah, Kepala Bidang Pengembangan Produk Wisata Disbudpar Gunungkidul Hary Sukmono mengaku belum mendengar wacana pembukaan wisata minat khusus itu. Namun, dia mengaku siap bekerjasama untuk mewujudkannya.
“Beda dengan tujuan wisata lainnya, wisata khusus juga mengharuskan perencanaan yang lebih matang. Jadi persiapan yang dilakukan juga harus lebih spesifik lagi,” kata Hary, saat dihubungi kemarin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pilur serentak di 31 kalurahan Gunungkidul digelar 26 September 2026. Pemkab meminta seluruh logistik, terutama surat suara, siap H-2.
Thailand lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah menang 2-0 atas Vietnam. Indonesia masih berebut tiket final dari Grup A.
Jadwal MotoGP Jepang 2026 di Motegi berlangsung 2–4 Oktober. Jorge Martín hanya unggul 12 poin atas Marc Márquez.
Janice Tjen akan berduet dengan Venus Williams di Guangzhou Open 2026. Turnamen berlangsung 26 Oktober hingga 1 November.
Manchester City dinyatakan bersalah atas pelanggaran keuangan selama sembilan musim. Man City masih punya hak banding hingga 2 Oktober.
Jadwal Indonesia vs Bangladesh di FIFA ASEAN Cup 2026, Kamis 1 Oktober 2026. Simak jam kick-off dan siaran langsungnya.