PERIKANAN GUNUNGKIDUL : Hore, Nelayan Saden Bakal Dapat Bantuan Perumahaan

HARIANJOGJA/GIGIH M. HANAFIKEMBALI MELAUT-- Beberapa nelayan merapikan jaring yang baru saja digunakan melaut di Pantai Baron, Gunung Kidul, Selasa (28 - 2). Kondisi cuaca yang mulai membaik di perairan Laut Selatan para nelayan kembali melaut setelah sempat menganggur selama sekitar dua bulan akibat cuaca buruk. Setiap hari mereka rata/rata mendapatkan tangkapan yang sebagian besar berupa ikan tongkol sekitar 30 Kilogram per hari dan dijual dengan harga Rp 10.000 per kilogram.
02 Maret 2015 21:40 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Perikanan Gunungkidul mendapat perhatian dari KPP dengan rencana pemberian bantuan perumahan bagi nelayan.

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Pemerintah Kabupaten Gunungkidul akan menyediakan lahan seluas tiga hektare di kawasan Pantai Sadeng Desa Pucung, Girisubo untuk dijadikan perkampungan nelayan. Langkah tersebut tidak lepas dari wacana Kementerian Kelautan dan Perikanan (KPP) yang akan membangun perumahan bagi nelayan.

Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Gunungkidul Agus Priyanto mengatakan, pembangunan perumahan nelayan masih sebatas wacana. Sebab, hingga saat ini belum ada surat resmi, sementara informasi tersebut diperoleh melalui pegawai Dinas Kelauatan dan Perikanan DIY.

“Saya mendapat informasi itu dari Kepala Bidang Perikanan DKP DIY. intinya kami diminta menyediakan lahan seluas tiga hektare untuk pembangunan perumahan nelayan,” kata Agus kepada wartawan, Senin (2/3/2015).

Dia menyambut baik terhadap wacana itu. Lokasi yang dipilih untuk pendirian berada di Desa Pucung, Girisubo. Informasi tersebut juga sudah disampaikan ke perangkat desa di sana.

“Saya sudah telpon kepala desanya, dengan maksud menanyakan apakah ada lahan kosong,” ungkap mantan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja itu.

Untuk kepastian pembangunan, Agus belum mengetahuinya. Namun, ia berharap agar pembangunan tersebut bisa direalisasikan tahun ini.

“Berdasarkan catatan di Gunungkidul ada sekitar 1.025 nelayan. Hanya, berapa jumlah nelayan yang tinggal di kawasan Sadeng, saya belum mengetahui data pastinya,” ujar dia.