HARGA KEBUTUHAN POKOK : Akhirnya, Beras Berangsur Turun

Ilustrasi beras (Dok/JIBI - Solopos)
08 Maret 2015 02:15 WIB Uli Febriarni Jogja Share :

Harga kebutuhan pokok terutama beras mulai turun.

Harianjogja.com, JOGJA-Harga beras di Kota Jogja berangsur mengalami penurunan.

Dalam kunjungan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan Pertanian (Disperindagkoptan) Kota Jogja ke Pasar Beringharjo, Jumat (6/3/2015), terlihat bahwa di sejumlah kios yang menjual beras, telah menyatakan penurunan harga beras sebesar Rp200 per Kilogram.

Kepala Disperindagkoptan Kota Jogja, Suyana mengatakan bahwa sejak terjadinya kenaikan harga beras, pihaknya telah melakukan monitoring secara acak ke 17 pedagang beras di Kota Jogja. Sebagai solusi untuk menurunkan harga beras di pasaran, maka Disperindagkoptan telah mengajukan dilakukannya Operasi Pasar Murni (OPM) di sejumlah pasar di Kota Jogja. Namun, tak hanya itu, pihaknya telah mencoba untuk menggelar OPM di level Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

"Dari 14 Gapoktan yang ada di Kota Jogja, 10 di antaranya telah menggelar OPM," ujarnya, di lokasi.

Salah seorang pedagang beras, Sriyati mengutarakan bahwa pada saat terjadi kenaikan harga beras, sempat terjadi penurunan jumlah penjualan.

Sebelum harga beras naik, pihaknya mendapat banyak permintaan beras dalam jumlah besar.

"Sekarang harga beras sudah turun, karena takut rugi, kami menjualnya, dan minta stoknya sedikit demi sedikit dulu," tandasnya.

Ia menolak menyebut penurunan harga beras selama dua hari ini dikarenakan OPM yang digelar pemerintah. Penurunan harga beras dikarenakan panen sudah berangsur baik, distribusi stok mulai lebih baik pula. Namun harga belum kembali seperti semula. Beras C4 yang sebelumnya Rp9.500 per Kg, naik menjadi Rp10.200. Kini menjadi Rp10.000 per Kg.

Salah satu penjual beras yang lainnya, Mintuk menjelaskan memang sempat mengalami kesulitan stok. Ia menjual beras C4 Rp13.500 per Kg, C4 biasa Rp9.500.