Penanaman di Sungai Oya Picu Sedimentasi, Pemkab Diminta Bertindak
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Sejumlah pekerja membantu evakuasi truk yang tergelincir di sekitar Desa Jatiayu, Karangmojo, Jumat (1/5/2015). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Kecelakaan Gunungkidul terjadi pada sebuah truk pengangkut besi yang terperosok ke parit
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Sebuah truk dengan nomor polisi B 9943 KDC terperosok ke dalam parit di ruas jalan Karangmojo-Semin, tepatnya di Desa Jatiayu, Kamis (30/4/2015), sekitar pukul 17.30 WIB.
Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun bagian trep mengalami kerusakan.
Informasi yang dihimpun Harianjogja.com, Jumat (1/5/2015), kecelakaan tunggal terjadi karena kondisi jalan licin. Awalnya truk itu habis mengirim material besi ke wilayah wonosari, saat perjalanan pulang ke Klaten, tiba-tiba bagian ban belakang selip, sehingga membuat truk oleng ke samping kanan.
Sopir truk, Ananto pun berusaha menyetabilkan jalannya kendaraan. Sayang, usaha tersebut tak membuahkan hasil, karena trus terus terperosok ke dalam parit.
“Saya sudah berusaha semaksimal mungkin dengan membanting stir ke kiri, tapi sia-sia dan trus masuk ke parit,” kata Ananto kepada wartawan saat ditemui di lokasi kejadian.
Dia menjelaskan, penyebab kecelakaan tersebut karena kondisi jalan licin usai hujan. Saat kejadian, ia juga memacu kendaraanya dengan kecepatan pelan. “Tidak ada kendaraan lain, karena hanya saya yang lewat. Tapi tahu-tahu truk oleng ke samping,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Polsek Karangmojo Kompol Saman mengatakan, tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Sopir trus pun dalam kondisi sehat dan tanpa ada luka sedikitpun. “Itu kecelakaan tunggal, dan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut,” kata Saman kemarin.
Dia menjelaskan, proses pengangkatan sendiri menggunakan bantuan mobil derek. Sejumlah petugas jugas diturunkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
“Pengangkatan baru dilakukan hari ini, karena sudah malam, sehingga tidak memungkinan lagi dilakukan saat itu juga. Beruntung saat diangkat juga tidak ada kendala dan berjalan lancar,” tutur Saman.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Saman berpesan agar para pengendara untuk lebih berhati-hati saat berkendara. Selain kondisi licin saat turun hujan, di sekitar lokasi juga banyak jalan yang bergelombang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Aktivitas penanaman di aliran sungai saat kemarau dinilai mempercepat sedimentasi. Pemkab Gunungkidul didorong memperkuat sosialisasi menjaga ekosistem sungai.
Jadwal lengkap KRL Jogja-Solo Sabtu, 25 Juli 2026. Tersedia 15 perjalanan dari Stasiun Yogyakarta dengan tarif Rp8.000 hingga Palur.
Indonesia dan tujuh negara mengecam penyerbuan Masjid Al-Aqsa oleh lebih dari 4.200 pemukim Israel di Yerusalem Timur.
FBI mengembalikan delapan artefak budaya asal Papua yang diselundupkan secara ilegal ke Amerika Serikat kepada Pemerintah Indonesia.
Presiden Prabowo meminta Nanik S. Deyang tetap membantu BGN sebagai bagian dewan pengawas usai mengundurkan diri.
KPU DIY memutakhirkan data partai politik setiap semester melalui Sipol sebagai persiapan tahapan Pemilu yang dimulai pada pertengahan 2027.