JALAN RUSAK : Setengah Jam, Dua Pengendara Celaka

Seorang pengendara motor melintas di sekitar lubang jalan di Jogoripon RT06, Dusun Geneng, DesaPanggungharjo, Kecamatan Sewon, Senin (4/5/2015) pagi. (JIBI/Harian Jogja - Arief Junianto)
06 Mei 2015 17:40 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Jalan rusak mengakibatkan dua pengendara kendaraan terperosok.

Harianjogja.com, BANTUL—Lantaran tak kuat menahan beban truk pengangkut alat berat yang melintas, penutup saluran air limbah di jalan di kawasan Jogoripon RT 06, Dusun Geneng, Desa Panggungharjo, Kecamatan Sewon pecah. Akibatnya, beberapa pengendara motor terperosok di lubang itu.

Antoro, 40, pemilik bengkel yang berada di dekat lokasi mengatakan, penutup saluran limbah pecah saat truk pengangkut alat berat melintas, Minggu (3/5). Alat berat akan dipakai untuk mengeruk tanah untuk pembangunan kandang sapi di sekitar lokasi.

Menyusul pecahnya penutup lubang, beberapa kecelakaan lalu lintas kemudian terjadi. Beberapa pengendara sepeda motor diakuinya sempat terperosok ke dalam lubang. "Beruntung, pengendara tersebut tak sampai masuk ke dalam lubang itu," katanya, Senin (4/3/2015).

Menurutnya, dalam waktu dua jam, ia mencatat terjadi dua kali kecelakaan. Guna mencegah jatuhnya korban lebih banyak, warga berinisiatif menutup lubang itu dengan beberapa batang pohon.

Kepala Bidang Jalan DPU Bantul, Budi Sarjono mengakui, pihaknya kewalahan dengan kerusakan jalan di Kabupaten Bantul. Intensitas hujan yang tinggi beberapa bulan terakhir menyebabkan banyak jalan di Bantul yang rusak. Sayangnya, kerusakan-kerusakan jalan yang terjadi di awal 2015 tersebut belum dimasukkannya dalam anggaran perbaikan jalan di tahun anggaran 2015.

Untuk 2015, DPU Bantul sudah menganggarkan dana Rp30 miliar. Dana itu direncanakannya untuk memperbaiki 20 ruas jalan dengan panjang total mencapai 18,5 km. "Untuk jalan rusak pada 2015 ini, kami belum bisa merespons. Mungkin baru bisa kami ajukan di anggaran perubahan," tuturnya.