PERTANIAN BANTUL : 15 Poktan Terima Traktor dan Mesin Diesel

Sejumlah petani saat memeriksa nomor rangka traktor yang mereka terima dari pemerintah pusat di halaman Aula Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu,Jumat (22/5/2015) siang. (JIBI/Harian Jogja - Arief Junianto)
24 Mei 2015 22:20 WIB Arief Junianto Bantul Share :

Pertanian Bantul mendapatkan bantuan berupa traktor.

Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak 15 kelompok tani dari 9 kecamatan di Bantul menerima bantuan alat-alat pertanian dari pemerintah pusat. Bantuan itu merupakan keseriusan pemerintah pusat terhadap program swasembada pangan melalui bentuk ekstensifikasi pertanian.

Bertempat di Aula Desa Argodadi, Kecamatan Sedayu, pemerintah pusat yang diwakili oleh Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadimenyerahkan 10 unit traktor dan 5 unit mesin diesel pompa air.

"Ini adalah bantuan dari Kementrian Pertanian. Saya hanya memastikan bantuan ini tepat sasaran," ucapnya, Jumat (22/5/2015) siang setelah acara penyerahan bantuan itu.

Dikatakannya, untuk tahun 2015 ini, pihaknya telah menyetujui kenaikan dana untuk program swasembada pangan dari Rp18 triliun menjadi Rp32 miliar. Dana itu turun ke masyarakat dalam bentuk program intensifikasi dan ekstensifikasi. Untuk intensifikasi, pemerintah sudah menyiapkan rencana perluasan 1 juta hektar lahan pertanian.

Sedangkan untuk ekstensifikasi, diwujudkan dalam bentuk bantuan alat-alat pertanian, pupuk, benih, obat dan penyuluhan-penyuluhan petugas lapangan. Sementara Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) DIY Sudarmadji menilai, teknologi pertanian sangatlah penting untuk menunjang program swasembada beras tersebut. Khususnya di DIY, teknologi pertanian sangat berperan, khususnya dalam mengantisipasi serangan hama.

"Tidak hanya untuk meningkatkan hasil panen, tapi teknologi itu juga penting untuk mengantisipasi serangan hama," ucapnya.

Itulah sebabnya, ia berharap petani bisa memanfaatkan alat-alat itu dengan sebaik-baiknya. Lantaran tak semua kelompok tani di seluruh kecamatan se-Bantul menerima bantuan, ia berharap nantinya kelompok tani yang menerima bantuan bisa membantu kelompok lainnya.

"Sistemnya bisa disewakan. Silakan, yang penting saling mendukung saja," ujarnya.

Terpisah Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul Joko Waluyo berharap, penyerahan alat pertanian ini bisa meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Bantul. Ia berharap, petani lenih bersemangat mengembangkan agribisnis dan pemuda tertarik untuk terjun ke bidang pertanian.

"Dengan adanya mekanisasi seperti ini, saya harap semakin banyak orang yang tertarik kembali menjadi petani," harapnya.