PENATAAN KULONPROGO : Begini Gambaran Auditorium Taman Budaya

Para penari saat membawakan tarian berjudul (Be) Longing karya Siti Ajeng Soelaeman dalam acara Jogja International Performance Art (JIPA) Festival 2014 di Auditorium P4TK Seni dan Budaya, Minggu (30/11/2014) malam. (JIBI/Harian Jogja - dok. Ajeng/Soelaeman
24 Mei 2015 06:20 WIB Kulonprogo Share :

Penataan Kulonprogo untuk pembangunan Auditorium Taman Budaya ditarget selesai akhir tahun.

Harianjogja.com, KULONPROGO - Proyek pembangunan Taman Budaya Kulonprogo tahun ini dilelang dengan pagu senilai Rp10,2 miliar. Penyelesaian bangunan pertama di kompleks taman budaya ini ditargetkan rampung pada pertengahan Desember 2015 mendatang.

Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum (DPU)Kulonprogo Zahram Asurawan mengatakan, pembangunan Taman Budaya Kulonprogo telah selesai dilelang. Pembangunan tahap kedua ini difokuskan pada pengerjaan gedung auditorium saja.

“Nilai pagu lelangnya Rp10,2 miliar,tapi setelah lelang hanya sekitar Rp9 miliar. Minggu depan pengerjaan [gedung] sudah dapat dilakukan,” ujar Zahram saat dihubungi Jumat (22/5/2015).

Zahram menambahkan, pengerjaan proyek Taman Budaya Kulonprogo akan dilakukan secara bertahap. Dia mengungkapkan, tahun 2016 pembangunan dilanjutkan dengan penataan lingkungan taman budaya. Wadah seni guna mengapresiasi para seniman Kulonprogo ini, rencananya dibangun dalam kurun waktu tujuh bulan.

“Agar pembangunan tidak molor, antisipasi kami nantinya akan digelar rapat koordinasi sepekan sekali dengan kontraktor, direksi hingga pengawas,” jelas Zahram.

Sementara itu, Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kulonprogo Joko Mursito mengatakan, proyek pembangunan Taman Budaya Kulonprogo ini dibiayai oleh dana keistimewaan. Upayanya, taman budaya tersebut dapat memfasilitasi seniman Kulonprogo untuk menampilkan potensi seni yang dimiliki.

“Gedung pertama yang dibangun adalah auditorium. Fungsinya sebagai teater pertunjukan indoor yang dapat dimanfaatkan para seniman untuk berekspresi. Gedung ini berkapasitas sekitar 1.500 orang,” ungkap Joko.

Joko menambahkan, gedung auditorium tersebut akan menjadi gedung kebanggaan bagi masyarakat Kulonprogo. Fasilitas taman budaya tersebut juga akan dilengkapi pendopo hingga ruang pertunjukan terbuka. Taman Budaya Kulonprogo berdiri di atas lahan seluas 4,25 hektare di wilayah Kecamatan Pengasih.

“Harapannya, proyek ini segera rampung, karena nantinya dapat dimanfaatkan untuk event-event besar Kulonprogo seperti Manunggal Fair. Taman budaya ini baru optimal difungsikan awal 2017,” tandas Joko.