DVI Polri Identifikasi 2 Jenazah Korban KM Virgo Transport 8
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
JIBI/SOLOPOS/Burhan Aris Nugraha HIBURAN UNTUK LANSIA--Sejumlah lanjut usia (Lansia) beserta pengasuh Panti Wreda Solo mengunjungi museum Keraton Kasunanan Surakarta, Rabu (30/5). Kunjungan ke museum keraton tersebut untyk memberikan hiburan sekaligus memperingati Hari Lansia.
Izin operasional Panti Karya Jogja Dicabut
Harianjogja.com, JOGJA-Izin operasional klinik kejiwaan Panti Karya dicabut oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Jogja hanya berselang satu bulan setelah peluncuran. Alasannya, klinik yang diresmikan pada akhir tahun lalu tersebut tidak melengkapi persyaratan teknis dan administratif.
Kepala UPT Panti Karya Waryono mengungkapkan segala persyaratan telah dipenuhi, termasuk mengadakan koordinasi internal dengan Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Jogja. Dijabarkannya, hal itu mengacu pada UU Nomor 36 Tahun 2009 yang menyatakan pelayanan kesehatan harus berizin dan bisa didirikan oleh siapa saja.
Diuraikannya, proses perizinan telah dilakukan sejak Februari 2014, mulai dari pengajuan proposal, izin gangguan atau HO, pengajuan penanggungjawab klinik, hingga akhirnya memperoleh rekomendasi dari Dinkes pada September. Kemudian, izin dikeluarkan pada 10 Desember dan keberadaan klinik diluncurkan oleh walikota Jogja.
"Tapi ternyata pada 2015 justru izin dicabut sehingga klinik tersebut kami kosongkan," ujarnya dalam pertemuan dengan Dinkes dan Komisi D DPRD Jogja, Selasa (16/6/2015).
Menurutnya, terdapat perbedaan dalam menafsirkan UU Nomor 36 Tahun 2009 yang dijelaskan seusai penutupan klinik. Bagian organisasi, kata dia, menganggap layanan kesehatan cukup dalam bentuk unit kesehatan dan bukan klinik.
Klinik yang mangkrak, jelas dia, kini digunakan sebagai tempat penampungan gelandangan dan pengemis yang terjaring operasi Satpol PP.
Kasi Regulasi Dinkes Jogja Sukantoro mengatakan dalam konsultasi sebelum izin dikeluarkan Kepala UPT Panti Karya sudah disarankan untuk membuka pos kesehatan yang promotif dan preventif.
"Jika diterapkan dapat menjalin fungsi koordinasi puskesmas dengan Panti Karya," sebutnya.
Sejak diluncurkan, terangnya, Panti Karya juga belum melengkapi persyaratan administratif dan teknis yang diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 Tahun 2014, seperti tenaga medis.
Kepala Dinkes Jogja Fita Yulia Kisworini menjelaskan dalam prosedur awal Dinkes tidak dilibatkan sama sekali. "Baru sehari sebelum peluncuran kai dihubungi dan mau tidak mau memberikan surat izin, hanya saja surat tersebut belum kami cap karena persyaratan izin belum lengkap," paparnya.
Diakuinya berdasarkan Perwal Nomor 76 Tahun 2008 tidak pernah dijelaskan Panti Karya memiliki layanan gangguan jiwa. "Jangan sampai tugasnya jadi tumpang tindih," imbuh Fita.
Ia tidak menampik, semua orang dapat mendirikan klinik asalkan persyaratan dipenuhi, termasuk kejelasan penanggung jaminan kesehatan. Dinilainya, hal itu tidak dijelaskan dalam klinik kejiwaan Panti Karya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
ASDP mengoperasikan 24 kapal di lintasan Ketapang-Gilimanuk untuk mengurai antrean kendaraan logistik dengan tetap mengutamakan keselamatan.
Sebanyak 114 sekolah di Bantul masuk program revitalisasi 2026. Pembangunan ditargetkan selesai maksimal pertengahan Desember.
TNGM mencatat 36 pendaki ilegal Merapi lahir 2006–2008. Sebanyak 13 orang lahir 2008, sementara jalur masih ditutup.
Komisi C DPRD Gunungkidul meminta proyek infrastruktur 2026 selesai tepat waktu dan berkualitas agar tak mengganggu penyerapan anggaran.