Imunisasi Anak Sekolah di Gunungkidul Tembus 96,8%, Penyisiran Masih Berlanjut
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Pantai Sadranan longsor harus diantisipasi agar tidak menimbulkan korban jiwa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Ada beberapa upaya yang harus diambil pemerintah Kabupaten Gunungkidul untuk mmencegah tebing ambrol hingga menyebabkan korban jiwa seperti di Pantai Sadranan beberapa waktu lalu, tidak terjadi lagi.
Ketua Tim Bencana Tanah Longsor Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Nasional, Herry Purnomo menjelaskan untuk langkah awal, Pemkab bisa melakukan pemasangan papan larangan di sekitar tebing.
Selanjutnya, sambung Herry, pemkab juga harus mmebuat peta kerawanan, sehingga bisa diketahui wilayah mana saja yang memiliki kerawanan dan berpotensi longsor.
“Kami memberikan rekomendasi agar tebing-tebing yang bisa untuk berteduh dipasang papan larangan sebagai zona bebas dari aktivitas manusia,” ujar dia, usai melakukan peninjauan di lokasi longsor tebing Pantai Sadranan, Jumat (19/6/2015).
Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gunungkidul, Budhi Harjo mengapresiasi upaya yang dilakukan tim dari Badan Geologi Nasional. Malahan dari hasil diskusi yang dilakuan dengan tim tersebut, pemerintah disarankan untuk membuat surat resmi ke pusat untuk kerja sama dalam pemetaan daerah rawan.
“Penelitian ini tidak hanya sebatas keberadaan tebing di kawasan pantai, tapi juga kawasan lain yang rawan longsor,” ujar Budhi.
Dia menegaskan, kesempatan kerja sama ini akan dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh BPBD. Sebab, adanya penelitian tersebut maka akan semakin memperkuat keberadaan data yang dimiliki selama ini.
“Khusus yang tebing rawan longsor seperti di Sadranan, kami belum melakukan pengkajian karena upaya tersebut baru wacana,” aku Budhi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BIAS Gunungkidul mencapai 96%. Dinkes terus melakukan penyisiran untuk meningkatkan cakupan vaksinasi siswa kelas 1, 2, dan 5.
Pemkab Gunungkidul menyalurkan alat bantu bagi kelompok difabel untuk menunjang aktivitas dan mendorong kemandirian.
Astra Financial dan OJK mengukuhkan 1.000 Duta OJK Peduli di Jogja untuk memperluas literasi keuangan hingga ke masyarakat.
Kemensos mencatat lebih dari 10,8 juta keluarga mengajukan usulan baru bansos dan 82 ribu keluarga disanggah hingga September 2026.
Helikopter Polri mengevakuasi satu jenazah korban KM Virgo Transport 8 dari lokasi 30 NM dari daratan menuju Banjarmasin.
Kulonprogo menyiapkan Raperbup untuk memperkuat verifikasi data warga miskin hingga tingkat kalurahan agar bantuan lebih tepat sasaran.