Serangan Monyet Bikin Resah Petani Tanjungsari Gunungkidul
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Wisatawan di Pantai Baron Gunungkidul, Kamis (25/12/2014). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Pantai di Gunungkidul akan dipasang tanda peringatan bahaya
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Tak ingin peristiwa tebing Pantai Sadranan longsor hingga menyebabkan korban jiwa terulang kembali, BPBD Gunungkidul sudah melakukan pemetaan lokasi rawan tebing runtuh di kawasan pantai.
Hasilnya ditemukan sedikitnya ada 35 titik, dan tempat-tempat itu akan dipasang rambu-rambu peringatan. “Akan kita pasang, mudah-mudahan bisa dilakukan minggu ini,” kata Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Gunungkidul, Nugraha Wahyu Winarna, Senin (22/6/2015).
Dia pun menargetkan, pemasangan tersebut sudah selesai sebelum lebaran, sehingga saat liburan tidak ada masalah mengenai rambu-rambu tersebut. meski demikian, Nugraha berharap agar saat itu dipasang, pengunjung bisa menaati dan tidak melakukan aktivitas di bawah tebing atau karang.
“Kami sangat berharap, karena keberhasilan itu juga butuh partisipasi dari pengunjung,” ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Kelor, Kemadang, Tanjungsari mengeluhkan serangan monyet ekor panjang yang merusak area pertanian yang dimiliki karena bisa gagal panen.
Harga oli Pertamina Lubricants naik rata-rata 17% sejak Juni 2026 akibat kenaikan biaya produksi dan tekanan nilai tukar.
Anak gajah Yuna mati di PLG Saree Aceh diduga terinfeksi EEHV. BKSDA Aceh melakukan deteksi dini terhadap gajah anakan lainnya.
Kemnaker dan SIGAB meluncurkan panduan optimalisasi ULD untuk memperluas akses kerja penyandang disabilitas dan memperkuat pendampingan.
Debit sumber air Sungai Krasak menurun sehingga Sleman menyiapkan dropping air untuk mengantisipasi kekeringan di Girikerto.
Kerusuhan hajatan di Sragen viral di media sosial. Korban bersama tim musik resmi melaporkan dugaan penganiayaan ke Polres Sragen.