MUDIK LEBARAN 2015 : Jalur Prambanan-Klaten Diprediksi Padat, Pengendara Diimbau Jaga Kecepatan

Suasana arus mudik di Prambanan, Kamis (16/7/2015). (JIBI/Harian Jogja - Bernadheta Dian Saraswati)
18 Juli 2015 13:20 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Mudik lebaran 2015 tentang peningkatan volume kendaraan diprediksi terasa Sabtu siang.

Harianjogja.com, SLEMAN-Pada lebaran hari pertama, situasi jalanan di sekitar Yogyakarta masih terasa lengang. Pada Sabtu (18/7/2015) siang, diprediksi terjadi volume peningkatan di sekitar jalur Prambanan-Klaten.

Petugas jaga di Pos Pelayanan (Posyan) Prambanan Iptu Purnomo mengatakan, kepadatan arus lalu lintas akan terjadi setelah pukul 11.00 WIB. Pada jam-jam tersebut, warga yang akan bersilaturahmi ke tempat saudara diprediksi akan melalui jalur utama.

"Satu hari kemarin mereka [warga] sudah menyelesaikan silaturahmi ke sanak saudara di sekitar rumah. Sekarang hari kedua ini sudah mulai antar kecamatan bahkan lintas daerah," terangnya pada Harianjogja.com, Sabtu pagi.

Oleh karena itu, diprediksi banyak kendaraan pribadi yang melintas di jalur Prambanan-Klaten atau Jalan Jogja-Solo.

Iptu Purnomo meminta pengguna jalan agar mengatur kecepatan berkendara. Setidaknya jika melewati jalur utama, warga hanya melaju dengan kecepatan sekitar 50 hingga 60 kilometer/jam. Selain itu meski hanya bersilaturahmi di tempat sanak saudara terdekat, namun jika sampai melalui jalur utama, masyarakat tetap diimbau menggunakan helm.

"Lengkapi diri dengan helm, surat-surat, dan pokoknya jaga keselamatan diri. Keluarga menunggu di rumah," tuturnya. Pengendara juga diminta untuk mematuhi rambu-rambu laku lintas yang telah dipasang di beberapa titik.

Sebagai persiapan menyambut kepadatan lalu lintas yang diprediksi meningkat siang ini, pihak kepolisian telah berjaga di beberapa titik rawan kemacetan. Seperti di depan Posyan Prambanan, samping jembatan Kali Opak Prambanan, simpang lima Bogem Kalasan, simpang tiga proyek Pasar Prambanan, dan di perbatasan Jogja-Jawa Tengah.