Advertisement
LEBARAN 2015 : DIY Aman, Pengamanan Difokuskan ke Objek Wisata
Advertisement
Lebaran 2015 di DIY relatif aman.
Harianjogja.com, SLEMAN - Kabid Humas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) AKBP Anny Pudjiastuti menyatakan selama libur lebaran, secara umum di seluruh wilayah hukum Polda Daerah Istimewa Yogyakarta tidak ada kejadian gangguan keamanan yang menonjol.
Advertisement
"Secara umum kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat kondusif, tidak ada kejadian yang meresahkan. Kegiatan ibadah maupun silaturahmi yang dilakukan masyarakat juga berlangsung aman," kata Anny Pudjiastuti, Minggu (19/7/2015).
Menurut dia, pada Lebaran hari kedua (Sabtu 18/7/2015) dan Minggu (19/7/2015) pengamanan pada libur Lebaran ini lebih difokuskan pada objek wisata yang banyak dikunjungi masyarakat terutama di kawasan pantai.
"Sejumlah pantai di Kabupaten Bantul, Kulon Progo dan Gunung Kidul dipadati ribuan wisatawan. Pengamanan selain kepada arus lalu lintas menuju objek wisata tersebut agar tidak terjadi kemacetan, juga difokuskan untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan laut," katanya.
Ia mengatakan, selain di kawasan pantai, pengamanan juga dilakukan di objek wisata lainnya seperti di Kebun Binatang Gembira Loka di Kota Yogyakarta, kawasan Kaliurang, Kabupaten Sleman, Volcano Tour Merapi di Cangkringan, Sleman dan objek wisata lainnya.
"Objek wisata Candi Prambanan juga menjadi fokus pengamanan, karena objek wisata ini juga dipadati wisatawan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pemuda Masjid Dunia Usul Kampung Haji di Makkah Bernama Prabowo
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal SIM Keliling Bantul Selasa 3 Februari 2026, Ini Lokasinya
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Pantai Baron Selasa 3 Februari 2026
- Operasi Keselamatan Progo 2026, Polresta Jogja Bidik Pelanggar Lalin
- Dana Hibah Padukuhan Sleman Rp30,3 Miliar Masih Tunggu Regulasi
- APBD Sleman 2026 Gelontorkan Rp5,24 Miliar Rehabilitasi Sosial
Advertisement
Advertisement



