Advertisement

PROGRAM UNIK : Sosialisasi KB Lewat Lagu, Video Karya Pak Ndut Tersebar ke Seluruh Dunia

Holy Kartika Nurwigati
Selasa, 15 Desember 2015 - 12:38 WIB
Nina Atmasari
PROGRAM UNIK : Sosialisasi KB Lewat Lagu, Video Karya Pak Ndut Tersebar ke Seluruh Dunia

Advertisement

Program unik untuk sosialisasi KB dibuat oleh seorang warga Kulonprogo, yakni melalui video

Harianjogja.com, KULONPROGO- Penyuluhan tentang Keluarga Berencana tak selalu dilakukan melalui sosialisasi dan pertemuan bersama sejumlah masyarakat.

Advertisement

Metode penyuluhan melalui musik dengan bahasa yang lebih merakyat, mencoba diperkenalkan Murdiya, 49, staf Bidang Keluarga Berencana dan Keluarga Sejahtera pada Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemerintah Desa, Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPDPKB) Kulonprogo.

Sudah lima lagu bertema keluarga yang telah dihasilkan bapak dua anak ini. Sebut saja, Generasi Berencana, KB Pancen Nyoto, Wis Tekan Jamane, Ayo Dho Usaha dan Donyane Wis Kebak.

Kelima lagu tersebut mengisyaratkan pentingnya perencanaan dalam membangun sebuah keluarga. Lagu-lagu tersebut diproduksi oleh Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat (BPPM) DIY.

Sejak diunggah ke Youtube pada Juni 2015 lalu, kelima lagunya terus disaksikan banyak orang. Bahkan, lagu tersebut telah dikoneksikan lebih dari 50 web atau blog di seluruh dunia.

Dibalik lirik yang sedikit nyeleneh pada beberapa lagunya, tersirat beberapa aspek dalam program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Baginya, lagu adalah bentuk dari Komunikasi Informasi Edukasi Keluarga Berencana (KIE KB).

“Awalnya saya ingin melakukan KIE KB yang lebih mudah ditangkap oleh masyarakat. Jadi saya coba mengemasnya dalam bentuk yang lebih menarik dibandingkan dengan penyuluhan atau diskusi yang seringkali membosankan,” ujar Mardiya yang akrab disapa Pak Ndut oleh sejumlah rekannya.

Lewat iringan musik organ tunggal, sejak 30 Agustus 2014, Murdiya sudah melahirkan puluhan karya lagu. Sedikitnya ada 72 lagu yang sudah diciptakan staf yang menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Advokasi Konseling dan Pembinaan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi ini. Lima lagunya kini telah diunggah ke situs video terpopuler di dunia.

Siar KB lewat lagu merupakan upaya untuk mengaktualisasi lima aspek dalam KKBPK. Di mana dalam lagu-lagunya itu mengandung tema pendewasaan usia perkawinan, pengaturan kelahiran, pembinaan ketahanan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga hingga pengelolaan kependudukan.

“Misalnya, lagu Generasi Berencana. Lagu itu mengajak generasi muda untuk merencanakan masa depannya. Tidak tergesa-gesa menikah sebelum mampu meraih cita-citanya. Itu pesan untuk pendewasaan perkawinan,” papar Murdiya.

Lagu-lagunya sebagian besar berlirik bahasa Jawa, sehingga lebih mudah dipahami seluruh masyarakat, terutama masyarakat pedesaan. Namun, sasaran dari lagu-lagu bertema keluarga ini yakni adalah remaja, pasangan usia subur hingga para lansia di seluruh Kulonprogo.

Selain diunggah ke dunia maya, lagu-lagunya juga sering diperdengarkan di setiap sosialisasi maupun penyuluhan yang dilakukan BPMPDPKB. Menggandeng rekannya, Budi Jolong sebagai pengaransemen musik, lagu-lagu ciptanya kian hidup.

Video klip pada lagu-lagu Murdiya sesekali juga mengundang tawa dan menghibur penontonnya. Meski cukup sederhana, namun pengemasan yang unik, telah membuat pesan yang terkandung dalam lagu-lagunya lebih mudah diingat oleh masyarakat.

“Kami menggunakan mobil unit penerangan KB untuk di lapangan dan memakai LCD untuk pertemuan di ruangan. Reaksi masyarakat lebih bagus dan merasa lebih tertarik. Karena pesan lewat lagu menurut mereka lebih mudah diingat dan menghibur,” imbuh Murdiya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Berita Pilihan

Advertisement

Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia

Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia

News
| Rabu, 01 April 2026, 18:07 WIB

Advertisement

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Blunder! Iklan Bus Skotlandia Gunakan Pemandangan China

Wisata
| Rabu, 01 April 2026, 09:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement