PEMULANGAN ANGGOTA GAFATAR : Mengaku Asal Jogja, 18 Eks Gafatar Tak Bisa Tunjukkan KTP

Pemindahan anggota gafatar (Desi Suryanto/JIBI - Harian Jogja)
06 Februari 2016 08:15 WIB Jogja Share :

Pemulangan anggota Gafatar belum tuntas, masih ada 18 orang di Youth Center

Harianjogja.com, JOGJA -- Penanganan eks anggota Gafatar di Youth Center Sleman belum berakhir. Di lokasi karantina itu masih tertampung 18 warga eks Gafatar yang tidak memiliki KTP DIY. Sesuai prosedur, mereka pun akan dikembalikan ke domisili sesuai KTP.

Kepala Dinas Sosial DIY Untung Sukaryadi Jumat (5/2/2016) mengatakan setelah dilakukan identifikasi di Youth Center ditemukan 18 warga yang tak memiliki KTP DIY. Mereka dapat terangkut ke DIY karena saat identifikasi sebelumnya mengaku warga DIY.

Untung menjelaskan, alasan mereka mengaku sebagai warga DIY rata-rata karena ingin menyelamatkan diri ke Pulau Jawa. Terlebih sebelum dipulangkan dari Mempawah perkampungan mereka terlebih dahulu dibakar. Kondisi itu membuat mereka ingin segera pindah ke tempat aman termasuk ke DIY.

Identitas asli mereka terungkap setelah saat pendataan di Youth Center mereka tak bisa menunjukkan KTP DIY. Kebanyakan warga yang mengaku menurut Untung ber KTP Kalimantan dan beberapa daerah lain di luar DIY.

"Mereka akan kami pulangkan ke daerah asalnya sesuai alamat di KTP masing-masing," tutur dia.

Untuk mekanisme pemulangan, Untung mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan pemerintah daerah masing-masing warga eks Gafatar. Mereka diminta menjemput langsung warganya yang saat ini masih berada di Sleman untuk segera dipulangkan ke daerah asalnya.

Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi itu menambahkan penjemputan mestinya menjadi tanggungjawab masing-masing daerah asal. Sehingga DIY sejauh ini hanya akan menampung warga sampai ada penjemputan resmi.

"Kami yang meminta Pemda masing-masing untuk menjemput. Kemarin kan kita yang menjemput, sekarang gantian Pemda sana," kata Untung.

Sampai saat ini, penjemputan warga DIY eks Gafatar belum usai. Di Jakarta misalnya masih ada puluhan warga DIY eks Gafatar. Pemda DIY pun sedang menyiapkan tim penjemput yang akan membawa mereka kembali ke DIY.