15.342 RTLH di Gunungkidul Masih Menunggu Perbaikan
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Salah seorang santri menjalani perawatan IGD RSUD Wonosari. Selasa (9/2/2016). (David Kurniawan/JIBI/Harian Jogja)
Santri keracunan diduga terjadi di Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Pengajar di Pondok Pesantren Al Hikmah Gunungkidul tidak mau berspekulasi tentang penyebab sakitnya belasan santri, apalagi menyebut keracunan.
Menurut dia, kejadian itu lebih dikarenakan daya tahan tubuh santri yang menurun sehingga mengalami mual-mual dan pusing.
Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan terjadi, belasan santri dibawa ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan.
“Kalau keracunan harusnya 450 santri yang ada juga mengalami hal yang sama. Tapi kondisi itu hanya terjadi pada 12 santri, jadi saya berpandangan ini disebabkan karena kekebalan tubuh yang kurang sehingga retan terkena penyakit,” ungkapnya, Selasa (9/2/2016).
Sementara itu, salah seorang santri yang menunggui temannya dirawat Attin Solicah mengakui saat malam hari sebelum kejadian, seluruh santi menyantap hidangan makan malam dari bantuan pihak ketiga. Makanan yang diberikan tersebut terdiri dari nasi ayam, sop dan teh botol.
Saat menyantap tidak ada masalah, namun beberapa jam berselang, sejumlah santri mulai mengeluhkan pusing-pusing, mual-mual dan panas. Dikarenakan tidak ada perubahan pada keesokan harinya, maka keduabelas santri itu dibawa ke RSUD untuk mendapatkan perawatan.
“Hingga sekarang kami tidak tahu kenapa teman kami mengalami sakit bersamaan. Padahal apa yang kami santap sama, tapi mayoritas santri yang ada tetap sehat-sehat saja dan hanya mereka [12 santri] yang sakit,” kata Attin.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
15.342 RTLH di Gunungkidul masih menunggu perbaikan. Tahun 2026, Pemkab Gunungkidul mengalokasikan Rp5,12 miliar untuk 256 rumah.
Bagayoko yakin PSS Sleman tampil lebih baik saat menghadapi Madura United pada pekan kedua BRI Super League di Stadion Maguwoharjo.
Bupati Gunungkidul meluncurkan Puslatkab sebagai persiapan atlet menghadapi Porda dan Peparda DIY di Kulonprogo tahun depan.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Wacana peleburan BMKG dan Badan Geologi dinilai bisa memperkuat mitigasi bencana, tetapi regulasi dan anggaran perlu disiapkan.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi parkir melalui penataan titik, evaluasi tarif, turnover kendaraan, dan teknologi digital.